PDIP dan Gerindra Terpuruk, Inilah Hasil Quick Count di 17 Provinsi

3. Sumatera Selatan
Pasangan Herman Deru-Mawardi Yahya (PAN, Nasdem, dan Hanura) unggul tipis dalam Pilgub Sumatera Selatan dengan 35,98 persen, dibandingkan dengan pasangan Dodi Reza Alex Noerdin-M Giri Ramanda (PDIP, Golkar, dan PKB) dengan 33,22 persen. Selanjutnya, Ishak Mekki-Yudha Pratomo (Demokrat, PPP, dan PBB) dengan 19,66 persen, dan Saifudin Aswari Rivai-M Irwansyah (Gerindra dan PKS) dengan 11,14 persen dari 94,46 persen suara yang telah masuk.

4. Lampung
Cyrus Network dan Rakata Institute menempatkan pasangan Arinal Djunaidi-Chusnunia unggul sementara dengan perolehan suara 41,7 persen dan 37,59 persen. Pasangan yang diusung Golkar, PKB, dan PAN ini mengungguli petahana M Ridho Ficardo-Bachtiar Basri (Demokrat, Gerindra, PPP) sebesar 23,0 persen dan 22,79 persen, dan pasangan Herman HN-Sutono (PDIP) sebesar 22,3 persen dan 27,04 persen, serta pasangan Mustafa-Ahmad Jajuli (Nasdem, PKS, dan Hanura) 12,9 persen dan 13,01 persen.

5. Jawa Barat
Mantan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sujud syukur dan menangis setelah melihat hasil quick count. Ridwan yang berpasangan dengan mantan Bupati Tasikmalaya UU Ruzhanul Ulum (Nasdem, PPP, Hanura, PKB) unggul. Berdasarkan data iNews Research, Ridwan-UU unggul dengan perolehan 33,74 persen suara. Di bawahnya, Sudrajat-Ahmad Syaikhu menempel ketat sebesar 30,52 persen suara.

Calon Demokrat dan Golkar, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi sebanyak 24,08 persen dan Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan (PDIP) 11,66 persen. Suara Ridwan hasil quick count versi Litbang Kompas 32,54 persen suara dan 33,65 versi LSI Denny JA. Sementara Sudrajat-Syaikhu meraih 29,53 persen dan 28,41 persen.

6. Jawa Tengah
Pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin yang diusung PDIP, Golkar, NasDem, PPP, dan Demokrat unggul dengan perolehan 59,52 persen. Pesaingnya, Sudirman-Ida Fauziah (Gerindra, PKS, PAN, PKB) mendapat 40,48 persen suara versi LSI Denny JA.

7. Jawa Timur
Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak yang diusung Demokrat, Golkar, PPP, NasDem, Hanura, dan PAN unggul 54,24 persen suara melawan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno hanya mengantongi 45,76 persen versi LSI Denny JA. Gus Ipul-Puti diusung PDIP, PKS, Gerindra, dan PKB.

3 KOMENTAR

  1. Gerindra nilainya rendah karena kalah duluan dlm memilih calon smntra rakyat cendrung pilih figur.. Walhasil sekalipun perolehan suara Nasdim rendah di pileg tp mereka tepat memilih cagub skalipun bkn participannya mk menang dlm pemilihan kali ini.. Buktikan pileg n pilpres mendatang mendatang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Diakuisisi atau Mengakuisisi: Satu Demi Satu Jatuh ke Tangan Asing

Suatu saat Anda didatangi oleh manajer pengembangan usaha Unilever menawari Anda untuk membeli 100% saham perusahaan Anda dengan harga 25 tahun laba alias Rp250 miliar. Anda dipersilakan pensiun dengan menikmati laba 25 tahun kedepan dalam bentuk uang tunai. Anda tertarik tidak? Ngiler tidak?

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER