Paslon Victory-Joss Jadikan Pariwisata Penggerak Utama Pembangunan NTT

KUPANG, SERUJI.CO.ID – Pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Laiskodat-Josef Nae Soi atau dikenal dengan Victory-Joss, bertekad menjadikan sektor pariwisata sebagai penggerak utama (prime mover) pembangunan daerah itu jika dipercaya rakyat terpilih dalam pemungutan suara 27 Juni 2018 mendatang.

“Ada beberapa terobosan yang akan dilakukan untuk mempercepat pembangunan di NTT. Salah satunya adalah menjadikan sektor pariwisata sebagai ‘prime mover’ pembangunan,” kata Sekretaris Tim Pemenangan pasangan Victory-Joos, Honing Sani, Rabu (11/4).

Dia mengemukakan hal itu terkait, program yang akan dilaksanakan pasangan yang diusung Partai Golkar, Nasdem dan Hanura itu jika dipercaya rakyat untuk memimpin daerah itu lima tahun ke depan melalui pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur NTT pada 27 Juni mendatang.

Program atau terobosan kedua adalah menuntaskan pembangunan infrastruktur jalan untuk membuka keterisolasian wilayah dalam kurun waktu tiga tahun dengan merasionalisasi dan penghematan APBD serta kerja sama dengan pihak ketika.

Program ketiga adalah menghadirkan investasi di NTT, teristimewa investasi garam dan ikan karena NTT merupakan salah satu ‘fishing ground’ unggul di Indonesia.

Langkah ini dipercaya bisa menekan angka pengangguran dan mencegah pengiriman TKI ilegal selain mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah berbasis kepulauan itu.

Hal yang akan dikerjakan selama lima tahun ke depan adalah mendorong investasi di sektor kelistrikan dengan manfaatkan potensi sumber daya alam yang ada, katanya.

Program lain yang tidak kalah pentingnya yang akan dikerjakan adalah melakukan pembenahan terhadap birokrasi, terutama yang berkaitan dengan rekruitmen aparatur sipil negara (ASN).

Terkait rekrutmen birokrasi, kata dia akan dilakukan berdasarkan maritrokrasi dan standar yang dibenarkan UU ASN.

“Ini adalah beberapa terobosan yang sekaligus melanjutkan kepemimpinan di NTT jika rakyat memberkan kepercayaan pada Victory-Joss untuk memimpin NTT lima tahun ke depan,” katanya. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BUMN, Pseudo CEO, dan Efek Negatifnya

vonis hakim menunjukkan bahwa sejatinya Karen bukan direktur sesungguhnya. Bukan direktur utama yang sesungguhnya. Bukan CEO. Karen hanyalah seorang direktur semu. Seorang direktur-direkturan.

Kalimantan, Tumpuan Indonesia ke Depan

Kalau ada orang orang memandang remeh Kalimantan, saya pastikan yang bersangkutan kurang banyak piknik di dalam negeri

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

TERPOPULER