Panwaslu Bekasi Awasi Ketat Kampanye di Media Sosial

0
59
Sosial Media

BEKASI, SERUJI.CO.ID – Panitia Pengawas Pemilu Kota Bekasi, Jawa Barat, mengintensifkan pengawasan tahapan kampanye yang dilakukan sejumlah tim sukses melalui fasilitas media sosial.

“Kita telah meningkatkan intensitas pengawasan. Kampanye yang dilakukan melalui media sosial pun tak luput dari radar pengawasan kami,” kata Ketua Panwaslu Kota Bekasi Novita Ulya Hastuti, di Bekasi, Selasa (20/2).

Pada era perkembangan teknologi saat ini, kata dia, tentunya pasangan calon juga memanfaatkan media sosial sebagai saluran untuk berkampanye.

Loading...

Novita mengatakan, Panwaslu sudah mendaftarkan informasi seputar akun resmi media sosial masing-masing pasangan calon sebagai data awal yang disampaikan pasangan calon saat mendaftarkan kepesertaannya sebagai kandidat Pemilihan Kepala Daerah Kota Bekasi.

“Jadi mereka sudah mencantumkan alamat tiap-tiap media sosial yang digunakan sebagai saluran kampanye, materi yang disampaikan yang akan kami awasi,” katanya.

Dikatakan Novita, materi kampanye yang disampaikan melalui media sosial tidak boleh mengandung ujaran kebencian kepada pihak lawan, kampanye bernuansa SARA, informasi bohong terkait pasangan lawan, dan lainnya.

“Kontennya kita sesuai dengan kesepakatan saat pernyataan deklarasi kampanye damai, aman, dan berintegritas. Itu semua termasuk kampanye hitam yang sudah disepakati tidak akan mewarnai gelaran Pilkada Kota Bekasi,” katanya.

Jika dalam impelemntasinya terjadi temuan atau pelanggaran, maka akan ditindak sesuai ketentuan berlaku.

Novita menambahkan, pengawasan yang dilakukan pihaknya terbatas pada media sosial resmi pasangan calon yang sudah didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum.

“Jika kampanye hitam disampaikan melalui media sosial lain, penanganannya diserahkan ke kepolisian. Yang dijeratkan ialah pasal pelanggaran terhadap Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik,” katanya. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama