Pantau Pilkada Serentak, Komnas HAM Bentuk Timsus


SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Komnas HAM RI membentuk tim khusus untuk memantau pelaksanaan pilkada serentak yang berlangung tahun ini. Yang menjadi fokus dari tim ini nantinya adalah adanya pelanggaran ujaran kebencian dan pelanggaran ITE dalam pelaksanaan Pilkada di Indonesia.

“Meski terbatas nantinya akan ada sinergitas dengan Bawaslu RI. Yang penting akan kami pantau yang berkaitan dengan ujaran kebencian dan pelanggaran ITE. Dua hal ini sangat riskan sekali dan nantinya dikhawatirkan akan menimbulkan konflik,” ungkap Ketua Komnas HAM RI Ahmad Taufan Damanik di Surabaya, Sabtu (20/1).

Ahmad mengatakan salah satu contoh banyaknya pelanggaran ujaran kebencian dan pelanggaran ITE terjadi pada Pilkada DKI beberapa waktu lalu.

”Disana banyak sekali pelanggaran yang perlu ditindaklanjuti oleh Komnas HAM,” ungkapnya.

Di Pilkada serentak kedepan, lanjutnya, pihaknya memaksimalkan beberapa kantor perwakilan KOMNAS HAM untuk melakukan pemantauan.

“Juga nantinya kami libatkan Polda setempat untuk pemantauan,” jelasnya.

Ditambahkan oleh Ahmad Taufan, saat ini ada tiga Propinsi di Indonesia yang akan menjadi pilot project untuk penanganan konflik pilkada akibat ujaran kebencian dan pelanggaran ITE.

“Papua, Sumut dan Kalbar akan kami jadikan pilot project karena disana rawan sekali,” tutupnya. (Setya/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Divestasi Freeport

Al Ghazali dan Dendam Anak-Anak Revolusi

Di masa Orde Baru adalah anak-anak yang bapak/ibunya dibunuh atau dipenjarakan Suharto. Di masa ini mereka adalah anak-anak yang bapaknya dipenjarakan Jokowi karena berbeda pandangan politik.

NKRI Adil dan Beradab

Mempertentangkan syariat Islam dengan Pancasila adalah ahistoris dan tidak logis. Apalagi, faktanya, syariat Islam memang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat Muslim Indonesia.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

TERPOPULER

close