Malam Ini, KPU Kalbar Gelar Debat Pilgub

PONTIANAK, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum Kalimantan Barat akan menyelenggarakan debat cagub dan cawagub Kalbar, Sabtu (7/4), di Hotel Kapuas Palace Pontianak, kata Ketua KPU Kalbar, Umi Rifdiyawati.

“Debat publik cagub dan cawagub Kalbar penting dilakukan untuk mensosialisasikan visi dan misi para peserta Pilkada Kalbar 2018,” kata Umi Rifdiyawati di Pontianak.

“Dengan harapan, informasi dari visi dan misi peserta Pilgub Kalbar tersebut, semakin tersebar sehingga masyarakat semakin mengetahuinya,” lanjutnya.

Ia menambahkan, nantinya para pendukung para peserta Pilgub Kalbar akan diberikan tanda masuk, sementara para undangan wajib membawa undangan resmi dari KPU Kalbar.

“Sementara terkait pengamanan, kami sudah berkoordinasi dengan Polda Kalbar. Dan kami tidak menyiapkan layar lebar di luar tempat penyelenggaraan debat publik, tetapi masyarakat bisa menyaksikannya di salah satu TV lokal,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kapolda Kalbar Irjen (Pol) Didik Haryono menyatakan, pihaknya didukung TNI menyiapkan sekitar enam ribuan personel untuk pengamanan debat calon gubernur Kalbar.

“Sebelumnya dalam pengamanan keseluruhan jalannya Pilkada ini kami juga telah melakukan pendinginan suasana,” katanya.

Hal tersebut kata Kapolda sudah dilakukan bersama semua unsur mulai dari pasangan calon, tim sukses, kalangan unsur agama, etnis dan para tokoh masyarakat sampai terakhir hal ini juga dilakukan bersama-sama dengan berbagai ormas yang ada di Kalbar.

“Ini salah satu langkah-langkah pendinginan suasana dengan menyampaikan kepada publik bahwa Polda Kalbar bersama stakeholder yang di dalamnya ada juga unsur TNI dalam pengamanan jalannya Pilkada Kalbar sudah melakukan langkah-langkah positif,” ungkapnya.

Ia menambahkan, langkah positif itu ialah pendinginan suasana jalannya seluruh tahapan Pilkada Kalbar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bisa Terima Capres Yang “Ikut” Perayaan Natal, Kenapa Keberatan Jika Hadiah Lomba dari Denny JA?

Karena sifat lomba ini yang sedemikian terbuka, tentu pihak-pihak yang mendukung wacana "NKRI Bersyariah" ini dapat juga menulis pemikirannya dan ikut serta dalam lomba ini. Apalagi jelas-jelas topik yang dilombakan ini adalah MENGUPAS esai yang ditulis Denny JA. Apakah mengupas dalam koteks setuju dengan tesis Denny JA, maupun tidak bersepakat dengannya.

BPK dan Bencana

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER