Kunjungi Gudang Tembakau, Khofifah Janji Perhatikan Buruh Lansia

JEMBER, SERUJI.CO.ID – Mengunjungi gudang tembakau di Jember calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ingin memperhatikan kesejahteraan nasib lansia yang menjadi buruh tembakau.

“Ini menginspirasi saya untuk memperkuat, memperbesar volume PKH Plus. PKH Plus ini untuk lansia,” kata calon Gubernur Jatim nomer urut 1 di Jember, Kamis (5/4).

Ia mengatakan dengan memberikan PKH Plus lansia di Jember bisa lebih berdaya sehingga tidak bergantung dari hasil kerja sebagai buruh.

Menteri Pemberdayaan Perempuan era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini menilai lansia yang bekerja di gudang tembakau tersebut masuk ke dalam penerima PKH Plus.

“Banyak sekali dari lansia di sini sebetulnya sudah kategori lansia bahkan sangat lansia. Mereka tetap produktif. Di antara produktifitas yang mereka bisa lakukan di usia lansia sesungguhnya dari kategori mereka rasanya mereka cukup eligible masuk menerima PKH plus untuk lansia,” jelasnya.

Ia menambahkan satuan-satuan usaha menengah dan kecil bisa menjadi referensi data pekerja lansia. Sehingga distribusi penerima bantuan sosial PKH Plus bisa merata.

“Saya berharap kalau masyarakat Jawa Timur memberikan kepercayaan kepada Khofifah-Emil, saya ingin menyisir kembali lansia yang saya temukan di pasar-pasar tradisional. Gudang tembakau ini menjadi bagian penting untuk mendapatkan data lansia yang layak untuk diberi bantuan sosial PKH Plus,” pungkasnya.

Sementara itu pemilik gudang tembakau, Heri mengakui bahwa buruhnya didominasi dari generasi lansia.

“Di gudang ini ada sekitar lebih dari 300 lansia yang ikut bekerja,” ungkapnya.

Komitmen Khofifah soal kesejahteraan lansia itu termaktub dalam Jatim Sejahtera. Dalam Nawa Bhakti Satya pertama itu Khofifah-Emil berkomitmen mengentaskan kemiskinan menuju keadilan dan kesejahteraan sosial dengan menggagas PKH Plus untuk penduduk disabilitas, lansia terlantar, dan perempuan kepala keluarga rentan. (Devan/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bantahan Survei Kompas, Filsafat Ilmu dan Kisah Angsa Hitam

Cara saya berterima kasih kepada Kompas justru memujinya ketika benar dan mengkritiknya ketika salah. Dan saya berkesimpulan dengan ilmu yang saya pelajari, Kompas telah salah menarik kesimpulan dalam publikasi surveinya di bulan Maret 2019.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER