KPU Pamekasan Terima 700 Kardus Surat Suara

PAMEKASAN, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan, Jawa Timur, menerima sebanyak 700 kardus surat suara untuk Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, serta Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur.

“Masing-masing 350 kardus, baik untuk Pilkada bupati Pamekasan maupun untuk Pilkada Gubernur Jatim. Sehingga total untuk Pilkada bupati Pamekasan dan Pilkada gubernur Jatim 700 kardus,” ujar Komisioner KPU Pamekasan Moh Syamsul Muarif di Pamekasan, Sabtu (19/5).

Manurut Syamsul, ke-700 kardus itu masing-masing berisi 2.000 surat suara.

“Surat suara Pilkada Bupati Pamekasan tiba tadi malam, sedangkan Pilgub kemarin malam,” ujarnya, menjelaskan.

Surat suara ini langsung dikirim dari Percetakan, yakni PT Solo Murni untuk surat suara pibup, sedangkan surat suara untuk Pilgub Jatim oleh PT Pura Baru Taman, Kudus, Jawa Tengah.

Saat ini, surat suara Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan serta Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur tersebut diamankan di gudang penyimpanan logistik.

Selanjutnya, KPU Pamekasan akan melakukan pemilihan dan pelipatan surat suara tersebut, sesuai dengan kebutuhan masing-masing panitia pemilihan (PPK) yang tersebar di 13 kecamatan di Pamekasan.

Pilkada bupati dan wakil bupati, serta gubernur dan wakil gubernur di Kabupaten Pamekasan akan digelar di 1.579 tempat pemungutan suara (TPS) di 178 desa dan 11 kelurahan yang tersebar di 13 kecamatan di Kabupaten Pamekasan.

Pesta demokrasi lima tahunan ini akan diikuti sebanyak sebanyak 680.392 orang pemilih, dengan perincian pemilih laki-laki sebanyak 328.442 orang dan pemilih perempuan sebanyak 351.950 orang.

Sementara itu, di Pamekasan, ada dua pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati Pamekasan yang akan bersaing memperebutkan dukungan massa untuk pilkada mendatang.

Kedua pasangan calon itu, masing-masing Barut Tamam-Raja`e (Berbaur) dengan nomor urut 1 dan Kholilurrahman-Fathor Rohman (Kholifah) dengan nomor urut 2.

Pasangan Berbaur diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra.

Pasangan Kholifah diusung oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Golkar, Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan Partai Demokrat.

Sementara Cagub/Cawagub Jatim yang akan bersaing memperebutkan dukungan masyarakat pada pilkada serentak 27 Juni 2018 masing-masing pasangan Khofifah Indar Parawansa-Elistianto Dardak dengan nomor urut 1 dan Syaifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno Putri dengan nomor urut 2. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER