KPU Gelar Coklit Pilkada 2018 Serentak Hari Ini

0
70
coklit pilkada 2018
Peresmian pelaksanaan gerakan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih di kantor KPU, Surabaya, Sabtu (20/1/2018). (foto:Devan/SERUJI)

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar pencocokan dan penelitian (coklit) pemutakhiran data pemilih serentak hari ini, Sabtu (20/1).

Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia, Arif Budiman, melalui video conference mengatakan, pembukaan Coklit Pilkada 2018 serentak hari ini (20/1), dan resmi dibuka di Kota Surabaya, yang diikuti juga beberapa provinsi lain, yang turut menyelenggarakan Pilkada 2018.

“Kegiatan yang terpusat di Surabaya dan berlangsung di 31 provinsi, yang diharapkan dapat mengunjungi 1,75 juta rumah pemilih di Indonesia,” beber Arif.

Loading...

Menurut Arief, meskipun pelaksanaan pemilihan kepala daerah dilakukan di 171 daerah, pelaksanaan Coklit Pilkada 2018 akan melibatkan 381 daerah termasuk kabupaten-kota di 17 provinsi yang akan menyelenggarakan pemilihan gubernur dan wakil gubernur.

Lebih lanjut Arif Budiman berharap pihak Kemenkumham, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Bawaslu, Kominfo, dan jajaran TNI/Polri dapat menjaga dan mengantisipasi adanya permainan-permainan di Pilkada 2018.

“Pemantauan tidak hanya fokus di kota besar, namun daerah terpencil pun harus dipantau, karena mengantisipasi adanya permainan politik atau kerusuhan,” ujarnya.

Diketahui, Coklit Pilkada 2018 adalah kegiatan yang dilakukan KPU jelang pilkada maupun pemilu. Kegiatan ini berbasis Data Potensial Penduduk Pemilih Pilkada/Pemilu (DP4) yang telah diserahkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) beberapa waktu lalu.

Untuk pilkada 2018, total ada 160.756.143 calon pemilih, terdiri dari pemilih laki-laki 80.608.811 sementara pemilih perempuan 80.147.332. Untuk pemilih pemula berjumlah 10.628.883 terdiri dari pemilih laki-laki 5.455.160 serta pemilih perempuan 5.173.723.

Seluruh komisioner KPU, baik di tingkat Pusat, provinsi dan kabupaten akan turun langsung ke lapangan untuk bersama-sama panitia pemilihan kecamatan (PPK), panitia pemungutan suara (PPS), dan petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) melakukan pencocokan dan penelitian. (Devan/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU