KPU Banyumas Undi Nomor Urut Paslon

0
20
KPU
Komisi Pemilihan Umum

PURWOKERTO, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mengundi dan menetapkan nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati peserta Pilkada Serentak 2018 yang akan digelar pada tanggal 27 Juni 2018.

Pengundian dan penetapan tersebut dilaksanakan KPU Banyumas dalam Rapat Pleno Terbuka Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Banyumas Pada Pilkada Serentak 2018 di Gedung Korpri, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa (13/2).

Berdasarkan peraturan yang dibacakan salah seorang Komisioner KPU Banyumas, Ikhda Aniroh, pasangan calon bupati dan wakil bupati yang pertama hadir dalam acara itu mendapat kesempatan untuk mengambil telur berisi nomor undian lebih dulu.

Dalam hal ini, calon bupati Mardjoko merupakan yang pertama hadir sehingga wakilnya, Ifan Haryanto dipersilakan untuk mengambil nomor undian yang dilanjutkan pengambilan nomor undian oleh calon wakil bupati Sadewo Tri Lastiono yang berpasangan dengan calon bupati Achmad Husein.

Saat telur yang diambil Ifan Haryanyo dibuka, berisi nomor undian 10 sedangkan di dalam telur yang diambil Sadewo Tri Lastiono berisi nomor undian 7.

Selanjutnya, calon bupati Achmad Husein dan Mardjoko dipersilakan mengambil tabung berisi plakat bertuliskan nomor urut.

Setelah dibuka, dalam tabung yang diambil Achmad Husein berisi plakat bertuliskan angka 2 sedangkan Mardjoko mendapatkan plakat bertuliskan nomor 1. Dengan demikian, pasangan Mardjoko-Ifan Haryanto mendapat nomor urut 1 sedangkan pasangan Achmad Husein-Sadewo Tri Lastiono nomor urut 2.

Ketua KPU Banyumas Unggul Warsiadi mengatakan nomor urut tersebut selanjutnya ditetapkan dalam Keputusan KPU Kabupaten Banyumas Nomor 15/PL.03.3-Kpt/3302-KPUKab-II/20578 tentang Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyumas Tahun 2018.

Usai penetapan, masing-masing pasangan calon dipersilakan memberikan sambutan terkait dengan makna nomor urut yang mereka peroleh.

Dalam kesempatan tersebut, pasangan Mardjoko-Ifan Haryanto mengaku bersyukur mendapat nomor urut 1.

Komentar

BACA JUGA
Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Harap Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Pada Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Terkait kasus penganiyaan terhadap ulama atau tokoh agama, Khofifah Indar Parawansa menyesalkan hal itu dan berharap pihak berwenang dapat mengusut tuntas...

Ini Tiga Hal Yang Dibahas Dalam Rapat Rektor Kampus Negeri se-Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Rektor kampus negeri se-Jawa Timur berkumpul di UIN Sunan Ampel Surabaya, Selasa (20/2), untuk membahas perkembangan terakhir SNMPTN 2018, masalah penomoran...
IAIN Langsa

Rektor IAIN Langsa: Negara dan Presidennya Sama, Tapi Kenapa Kenyataan Sosialnya Beda

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. H. Zulkarnaini, MA mengatakan masyarakat Indonesia belum merasakan kehidupan atau kenyataan sosial...

Jika Menang Pilgub, Puti Guntur Janjikan Pendidikan Gratis

MALANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno saat ini tengah fokus mengampanyekan berbagai program untuk...
Puti ke Gereja

Kunjungi Keuskupan Gereja Katolik, Puti Guntur Sampaikan Komitmen Kebangsaan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno berkunjung ke Gereja Katolik Keuskupan Kota Malang, Selasa (20/2). Turut mendampingi Sekretaris DPD PDIP...
loading...
IMG_20180220_212008

Pasukan Dayak dan Banser Sepakat Bertemu, Ada Apa..?

Kotawaringin Barat - Sejumlah anggota Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) , anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) serta anggota Aliansi Pemuda Dayak (APD) Kabupaten...
20180215_133823

SMA Negeri 1 Merbau Melakukan Aksi Hari Hijab Massal

Para siswa perempuan berbaris dengan rapi di Jalan DI. Panjaitan, sambil senyum-senyum siswa-siswa perempuan SMA Negeri 1 Merbau pawai hijab massal. Dengan membawa spanduk...
019786100_1439819451-ilustrasi-penghinaan-1

Hukum Menghina Bagi Muslim, Masihkah Perlu KUHP?

Undang-undang masalah penghinaan pada presiden/pejabat negara dan wakil rakyat menjadi pembahasan yang sangat menarik di masyarakat. Bahkan menjadi kerancuan manakah antara hinaan dan kritikan....