KPU Bali Tak Ingin Tunda Pilkada Karena Anggaran

0
23
KPU Bali (foto:istimewa)

DENPASAR, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali menyatakan tidak menginginkan sampai terjadi penundaan Pilkada Bali 2018, gara-gara persoalan anggaran yang belum mendapatkan kepastian dari pemerintah provinsi setempat.

“Kami berharap dalam waktu dekat ada kepastian, kami ingatkan bahwa kami punya pengalaman menunda pilkada dan punya kewenangan soal itu. Dalam Pilkada Jembrana kami sudah dilakukan, kami tidak ingin itu terjadi dalam Pilkada Bali,” kata Ketua KPU Provinsi Bali Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, di sela-sela acara kunjungan Komisi II DPR RI di Denpasar, Senin (22/1).

Menurut Raka Sandi, pihaknya telah mengajukan permohonan pencairan anggaran pilkada untuk termin ketiga, tetapi belum mendapatkan kepastian. Dari naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) yang sudah ditandatangani dengan Pemprov Bali sebesar Rp229,36 miliar lebih, untuk dana termin pertama sebesar Rp100 miliar, dan termin kedua Rp25 miliar sudah cair, sedangkan sisanya dicairkan melalui termin ketiga.

“Kami sudah mengajukan permohonan untuk termin ketiga. Dalam salah satu klausul NPHD, ketika KPU sudah melengkapi dokumen persyaratan, paling lambat satu minggu setelah itu dana dicairkan. Karena ini masalah yang sangat penting, setelah rapat ini kami berharap ada tindak lanjut konkret karena dana sangat dibutuhkan,” ujar Raka Sandi.

Namun, sebelumnya dalam ketok palu Rancangan APBD 2018 menjadi APBD, eksekutif dan legislatif Pemprov Bali menyepakati untuk merasionalisasi/memangkas anggaran pelaksanaan Pilkada Bali menjadi Rp155 miliar.

“Kami akan terus cermati perkembangan yang ada, sejalan dengan terlaksananya tahapan. Menurut hitungan jajaran Sekretariat KPU Bali, jika dipaksakan anggaran Rp155 miliar, maka KPU berpotensi tidak bisa membentuk petugas KPPS dan membuat TPS,” ucapnya.

Oleh karena itu, KPU Bali berharap hal tersebut tidak sampai terjadi. Pihaknya menginginkan segera ada solusi dan surat dari KPU Bali segera direspons, sehingga ada kepastian dari aspek penyelenggaraan.

Raka Sandi menambahkan, pihaknya juga telah mengajukan anggaran pilkada yang telah dirasionalisasi menjadi Rp198 miliar. Pemotongan anggaran itu karena tidak adanya calon dari unsur perseorangan.

“Kami siap berkoordinasi, berapapun dipotong, sepanjang tahapan bisa berjalan dan tidak mengurangi prinsip dasar penyelenggaraan. Tidak mengurangi dan melanggar ketentuan pokok yang menyangkut pelayanan kepada peserta, pemilih dan masyarakat,” ucapnya.

Raka Sandi berpandangan bahwa Pilkada Bali ini sangat penting dan sangat strategis, bagi proses demokrasi, bagi pembangunan Bali ke depan. Apalagi Bali akan menjadi tuan rumah berbagai pertemuan internasional, sehingga kehadiran pemimpin Bali itu sangat penting.

Komentar

BACA JUGA

Wiranto: Indonesia Siap Bantu Negara Kawasan Pasifik Selatan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Indonesia akan membantu negara-negara yang berada di kawasan Pasifik Selatan sesuai dengan keinginan yang dibutuhkan. "Bantuan yang diminta negara Pasifik Selatan seperti...

Tersandung Narkoba, Nasdem Gorontalo Pecat Ketua DPD

GORONTALO, SERUJI.CO.ID - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat, atau Nasdem Provinsi Gorontalo secara resmi memberhentikan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Pohuwato berinisial...

Mediasi Gagal, PBB Akan Lawan KPU Hingga Pengadilan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gagal memediasi antara Partai Bulan Bintang (PBB) dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait kasus tidak diloloskannya PBB...

Kemdikbud Targetkan Penyerapan Anggaran Capai 98 Persen

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, atau Kemdikbud, Didik Suhardi mengatakan pihaknya menargetkan penyerapan anggaran mencapai 98 persen pada 2018. "Kami berharap pada...
menhub

Menhub Pastikan Pembangunan Kereta Api Kalteng Tetap Berlanjut

PALANGKA RAYA, SERUJI.CO.ID - Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi memastikan sejumlah proyek strategis nasional, khususnya pembangunan sejumlah ruas rel kereta api di provinsi Kalimantan...
loading...
Al Battani

Penemu Kala Revolusi Bumi Ternyata Muslim

Revolusi bumi adalah peredaran bumi mengelilingi matahari pada orbitnya. Revolusi bumi ini bisa terjadi akibat tarik menarik antara gaya gravitasi bumi dengan gaya gravitasi...
IMG-20180222-WA0084

PANWASLU KABUPATEN MESUJI RAKOOR TENTANG PENANGANAN PELANGGARAN PEMILU

Pada hari Kamis tanggal 22 Februari 2018, Panwaslu Kabupaten Mesuji mengadakan Rapat Koordinasi dengan peserta Anggota Panwascam Divisi Penindakan dan Divisi SDMO serta 1...
Talonsong

Talonsong

Talonsong, sebuah kata dalam bahasa Minang, yang sering dituturkan ditengah masyarakatnya.  Talonsong, padanannya dalam bahasa indonesia yang tepat adalah terlanjur.  Jika talonsong,  maka semuanya...