KPK Bantah Pernah Usulkan Kepala Daerah Dipilih DPRD

0
11
Febri Diansyah, Jubir KPK (foto:istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID –┬áJuru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menegaskan lembaganya tidak pernah mengusulkan agar Kepala Daerah dipilih oleh DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah).

“Kami tegaskan hal tersebut tidak benar. KPK tidak pernah menyimpulkan apalagi mengusulkan agar Kepala Daerah dipilih oleh DPRD,” kata Febri di Jakarta, Selasa (10/4).

Menurut Febri, korupsi dapat terjadi saat Kepala Daerah dipilih oleh DPRD ataupun dipilih oleh rakyat secara langsung.

“Jadi, tidak tepat jika kami mengkambing hitamkan sistem Pilkada langsung yang sudah kita pilih sebelumnya sebagai salah satu bentuk proses demokrasi di Indonesia seolah sebagai penyebab korupsi,” ucap Febri.

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa apabila biaya kontestasi politik tinggi yang jadi masalah, maka tentu hal itu yang harus diselesaikan.

“Bukan justru kembali ke masa lalu dengan menyerahkan pemilihan Kepala Daerah pada anggota DPRD setempat,” ungkap Febri.

Apalagi saat ini, kata dia, sekitar 122 anggota DPRD telah diproses KPK dalam kasus korupsi dan pihaknya sudah membuktikan dalam sejumlah kasus yang ditangani bahwa kewenangan pembentukan regulasi, anggaran, dan bahkan pengawasan diselewengkan dengan imbalan sejumlah uang.

“Kami tentu harus lebih cermat dan mendalam dalam melakukan kajian sebelum menyimpulkan sesuatu,” kata Febri.

Sebelumnya, DPR dan pemerintah dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri sepakat akan mengevaluasi pelaksanaan Pilkada langsung, yang sudah berjalan sejak 2015, 2017, dan akan berlangsung pada 2018, apakah memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Terkait Pilkada langsung, kami evaluasi ternyata banyak masalah yang dihadapi. Kami minta kelompok masyarakat untuk melihat kembali apakah Pilkada langsung memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Ketua DPR RI Bambang Soesatyo usai menerima kunjungan Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (6/4).

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Polres Pelabuhan Sita Ribuan Botol Miras

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Resor Pelabuhan, Sulawesi Selatan, menyita 5.267 botol minuman keras beralkohol berbagai merek saat melakukan razia di beberapa lokasi diskotek, pub,...

Setnov Bantah Keterangan Perawat dan Satpam RS

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Mantan Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) membantah sejumlah keterangan perawat dan anggota satpam RS Medika Permata Hijau yang mengatakan dirinya sadar...

Mourinho Bantah Telah Menjual Salah

LONDON, SERUJI.CO.ID - Mantan manajer Chelsea Jose Mourinho tidak terkejut dengan penampilan bagus penyerang Liverpool Mohamed Salah pada musim ini, dan mengatakan keputusan untuk...
Febri Diansyah

KPK Panggil Tiga Anggota DPRD Kota Mojokerto

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tiga anggota DPRD Kota Mojokerto dalam penyidikan tindak pidana korupsi suap pengalihan anggaran pada Dinas Pekerjaan...
yasonna laoly, menkumham

Terkait Isu TKA, Ini Komentar Menkumham

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna H Laoly menilai isu Tenaga Kerja Asing (TKA) terlalu dipolitisasi. "Jadi ini kan terlalu...