Komisioner KPU: Kekhawatiran Pilkada Jabar Rawan Konflik Tidak Terbukti

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Komisioner KPU Jawa Barat Divisi SDM dan Hubungan Partisipasi Masyarakat Nina Yuningsih mengatakan kekhawatiran terhadap Pilkada di Jawa Barat yang dinilai berbagai kalangan sebagai kawasan rawan konflik ternyata tidak terbukti.

“Kekhawatiran Pilkada Jabar rawan konflik ternyata tidak terbukti jarena masyarakat, paslon, dan pendukungnya mampu mengelola perbedaan dengan baik, sehingga suasana pilkada tetap kondusif,” kata Nina Yuningsih di Bandung, Selasa (10/4).

Ia mengatakan di Jawa Barat nyaris tidak ada sentimen identitas atau ujaran kebencian dan berbeda dengan daerah lain, potensi konflik di Jawa Barat bisa diantisipasi semua pihak.

“Terlebih lagi warga Jabar dikenal someah (ramah), sehingga setiap persoalan bisa diselesaikan dengan cara-cara yang baik pula. Para calonnya sama-sama baik, warganya juga baik, lalu apa yang harus dipertentangkan,” kata dia.

Untuk membangun komitmen pilkada yang damai KPU Jawa Barat dan para pemimpin, tokoh serta pasangan calon yang berlaga di Pilgub Jawa Barta menggelar acara Coffee Morning, pagi tadi di Kota Bandung.

Ketua KPU Jawa Barat Yayat Hidayat, komitmen pilkada damai sesuai dengan tema Pilgub Jabar sebagai sarana edukasi demokrasi dan wisata politik.

“Suasananya menyenangkan dan menyebarkan nilai-nilai yang bisa diekspos,” katanya.

Ia menambahkan bahwa proses ini bukan sekedar memilih pemimpin, tetapi juga melahirkan nilai-nilai yang bisa dipelajari masyarakat. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

Kalimantan, Tumpuan Indonesia ke Depan

Kalau ada orang orang memandang remeh Kalimantan, saya pastikan yang bersangkutan kurang banyak piknik di dalam negeri

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

TERPOPULER