Koalisi Gerindra-PAN NTT Deklarasi Paket Esthon-Chris

0
114
esthon-chris
Koalisi Gerindra-PAN NTT dukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Esthon Foenay - Chris Rotok. (Foto: Istimewa)

KUPANG, SERUJI.CO.ID – Koalisi Partai Gerindra-Partai Amanat Nasional (PAN) akan deklarasi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Esthon Foenay-Chris Rotok yang akan bertarung Pilgub 2018 di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

“Deklarasi yang akan dilaksanakan pada Sabtu (7/10) itu sebagai bukti bahwa koalisi partai dan pasangan calon ini sudah serius maju bertarung,” kata Ketua Tim Pemenangan Pasangan Esthon Foenay-Chris Rotok, Jonathan Nubatonis di Kupang, Kamis (5/10).

Dia mengatakan hal itu, menjawab langkah konkret duet pasangan bekas birokrat yang diusung koalisi Partai Gerindra dan PAN menyatakan keyakinan kepada publik untuk maju bertarung dalam pesta demokrasi rakyat lima tahunan di provinsi selaksa nusa itu.

Menurut Jonathan, deklarasi sebagai pernyataan keseriusan pasangan dan partai koalisi itu akan menghadirkan 10 ribu undangan dari berbagai kalangan, termasuk pimpinan partai politik serta pemerintah daerah.

Dia menyebut, sebanyak 10 ribu undangan yang dihadirkan dalam deklarasi itu berasal dari unsur tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, kaum muda, unsur organisasi masyarakat, lembaga swadaya masyarakat dan sejumlah elemen lainnya.

“Jajaran pemerintah juga kita undang. Kan hadiri deklarasi bukan ikut jadi pengurus atau tim sukses,” kata Jonathan yang juga sebagai Ketua DPD Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Provinsi Nusa Tenggara Timur itu.

Dalam deklarasi itu, jajaran partai pengusung masing-masing Gerindra dan PAN serta Perindo akan hadir membawa seluruh simpatisan dan kadernya.

Minimal utusan pimpinan tingkat kabupaten dan kota serta tingkat kecamatan di provinsi itu hadir dalam acara itu.

“Namanya deklarasi artinya menyatakan ke publik tentang pasangan itu. Setidaknya semua pengurus harus ada dan menyaksikannya,” katanya.

Hingga saat ini segala persiapan sudah sangat mantap termasuk persiapan di masing-masing internal partai-partai koalisi.

“Kalau Perindo sudah sangat siap, meskipun belum miliki kursi di DPRD NTT sebagai syarat usungan. Kami terlibat sebagai partai pendukung,” katanya.

Secara tim, lanjut dia, komunikasi dengan beberapa partai lain untuk memperkuat dukungan juga masih terus dilakukan.

Saat ini komunikasi masih terus dibangun dengan PKS.

“Kami sangat optimistis bisa mendapat tambahan dukungan dari PKS,” katanya.

Memang dari aspek syarat dukungan, dengan dua partai pengusung yang memiliki kursi di DPRD NTT yaitu Gerindra dan PAN, sudah layak mengajukan pasangan Esthon-Chris.

Jumlah dua partai itu 13 kursi sesuai syarat minimal.

“Partai Gerindra delapan kursi dan PAN lima kursi. Sementara Perindo masih belum miliki kursi di parlamen,” sebut dia.

Jika pada saatnya nanti PKS bergabung dengan dua kursinya akan menambah kekuatan riil dengan para simpatisannya.

Hingga saat ini, tim dan relawan Esthon-Chris terus melakukan aksi simpatik di tengah masyarakat hingga ke pelosok wilayah kepulauan itu. Hal ini untuk memastikan keterpilihan duet mantan birokrat itu di kontestasi mencari orang nomor 1 untuk peruode 2018-2023 mendatang. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU