Kampanye Hitam Antar Pendukung Pilgub Sulsel Marak di Medsos

0
58
kampanye hitam
Stop Kampanye Hitam. (Ilustrasi)

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID – Jaringan Pendidikan Pemilih Rakyat (JPPR) Sulawesi Selatan menyebutkan maraknya kampanye hitam maupun kampanye negatif di Media Sosial (Medsos) antarpendukung masing-masing Bakal Calon Kepala Daerah Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel, dinilai mencederai demokrasi dan tidak mendidik.

“Untuk skala paling besar kami amati paling banyak di Facebook. Media sosial ini nampaknya menjadi sarana agitasi dan propaganda antarpendukung kandidat Pilgub sulsel,” ujar Koordinator JPPR Sulsel, Zulfiikarnain Tallesang, di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (6/10).

Serangan tersebut dengan saling menghujat, lanjutnya, dengan memposting link berita. Bahkan parahnya, dari pantauan beberapa diantaranya melempar berita informasi tidak benar atau hoax dan menggunakan akun palsu.

“Mereka menyasar ke grup-grup Facebook yang memiliki anggota hingga 500 ribu akun. Selain Facebook, kami juga amati di media sosial Instagram, Twitter, termasuk Whatsapp,” ungkap dia.

Menurut dia, dengan strategi memberikan informasi tidak benar dengan saling menyerang satu sama lain, akan berdampak buruk bagi kualitas demokrasi di Sulsel yang tengah dibangun saat ini.

Pria disapa akrab Zul ini, menilai bisa saja akun-akun propaganda itu digerakkan oleh simpatisan. Atau bahkan terorganisir dengan rapi sehingga menyerang dengan opini yang tidak berdasar. Untuk itu, alumni Ilmu Politik Unhas ini menekankan pentingnya pendidikan politik.

Mesti ada upaya-upaya untuk mendidik pemilih agar tidak terjebak dengan kampanye hitam dan kampanye negatif, utamanya pemilih pemula. Karena mereka pengguna medsos paling banyak, harus ada upaya untuk menyelamatkan mereka dari cara berpikir buruk berdemokrasi,” ujarnya menyarakan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Tolak LGBT

Ketua MPR: Lima Fraksi Setujui Perilaku LGBT

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan mengungkapkan ada lima fraksi di DPR RI yang menyetujui perilaku lesbian, gay, biseksual, dan transgender...
Beras impor

Ganjar: Jateng Tak Perlu Beras Impor

SOLO, SERUJI.CO.ID - Gubernur Provinsi Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan wilayahnya tidak perlu beras impor, karena sebentar lagi memasuki musim panen. "Kami tidak perlu beras impor,...
coklit pilkada banjar

Coklit Pilkada Banjar, Cawalkot Ade Uu Pertama Disambangi Petugas

KOTA BANJAR, SERUJI.CO.ID - Para petugas KPU Kota Banjar dan penyelenggara serta pengawas lengkap, pada Sabtu (20/1) siang, melaksanakan pencocokan dan penelitian data pemilihan atau...
rakerda pemenangan djarot-sihar

Hadiri Rakerda Pemenangan Djarot-Sihar, Ini Pesan Mega Pada Kader

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PDI Perjuangan untuk Pemenangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur...
djarot-sihar ditolak

Hasto Sebut Tidak Ada Persoalan Dukungan PPP Sumut

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Adanya kondisi pasangan Djarot-Sihar ditolak partai koalisi, Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto tak ambil pusing. Dia menyebutkan dengan digelarnya Rapat Kerja...
loading...
cj

Farid Majdi: Hukum Telah Dilihat Sebagai Bagian dari Kejahatan?

Hukum di Indonesia saat ini menjadi sorotan publik, ketika berbagai kasus yang terjadi di tingkat penegak hukum: kepolisian, jaksa, pengacara bahkan hakim, mencuat dan...

Partai Dan Pilkada

Tahun ini sampai 2020 merupakan tahun politik.  Mulai dari pilkada serentak ditahun 2018 dilanjutkan dengan pemilu legislatif dan pemilihan presiden.  Helat yang dilaksanakan sekali...
KH Luthfi Bashori

Tatkala Maut Menjemput

Tatkala maut akan menjemput kita, sudahkah kita mempersiapkan diri untuk itu? Teringat Nabi Dawud dalam gubahan kisah ringan, tatkala Beliau dikunjungi malaikat Izrail, maka terjadilah...