Kampanye Hitam Antar Pendukung Pilgub Sulsel Marak di Medsos

0
97
kampanye hitam
Stop Kampanye Hitam. (Ilustrasi)

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID – Jaringan Pendidikan Pemilih Rakyat (JPPR) Sulawesi Selatan menyebutkan maraknya kampanye hitam maupun kampanye negatif di Media Sosial (Medsos) antarpendukung masing-masing Bakal Calon Kepala Daerah Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel, dinilai mencederai demokrasi dan tidak mendidik.

“Untuk skala paling besar kami amati paling banyak di Facebook. Media sosial ini nampaknya menjadi sarana agitasi dan propaganda antarpendukung kandidat Pilgub sulsel,” ujar Koordinator JPPR Sulsel, Zulfiikarnain Tallesang, di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (6/10).

Serangan tersebut dengan saling menghujat, lanjutnya, dengan memposting link berita. Bahkan parahnya, dari pantauan beberapa diantaranya melempar berita informasi tidak benar atau hoax dan menggunakan akun palsu.

“Mereka menyasar ke grup-grup Facebook yang memiliki anggota hingga 500 ribu akun. Selain Facebook, kami juga amati di media sosial Instagram, Twitter, termasuk Whatsapp,” ungkap dia.

Menurut dia, dengan strategi memberikan informasi tidak benar dengan saling menyerang satu sama lain, akan berdampak buruk bagi kualitas demokrasi di Sulsel yang tengah dibangun saat ini.

Pria disapa akrab Zul ini, menilai bisa saja akun-akun propaganda itu digerakkan oleh simpatisan. Atau bahkan terorganisir dengan rapi sehingga menyerang dengan opini yang tidak berdasar. Untuk itu, alumni Ilmu Politik Unhas ini menekankan pentingnya pendidikan politik.

Mesti ada upaya-upaya untuk mendidik pemilih agar tidak terjebak dengan kampanye hitam dan kampanye negatif, utamanya pemilih pemula. Karena mereka pengguna medsos paling banyak, harus ada upaya untuk menyelamatkan mereka dari cara berpikir buruk berdemokrasi,” ujarnya menyarakan.

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
Telur ayam naik

Heboh Soal Telur Naik: Mendag Tuding Piala Dunia, Mentan Sebut Karena Musim Haji

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Harga telur yang naik tinggi belakangan ini, sampai menyentuh Rp30 ribu perkilogram jadi perbincangan di tengah masyarakat. Bukan hanya karena tingginya...
Caleg

Terkait Menteri Nyaleg, Gerindra: Sebaiknya Mundur

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Ketua Komisi II DPR Ahmad Riza Patria menyarankan menteri-menteri yang menjadi calon anggota legislatif untuk Pemilu 2019 mundur dari jabatannya...

Terkait Pencalegan Kapitra lewat PDIP, Habib Rizieq: Jangan Lagi Ada di Kapal Kami

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Habib Rizieq Shihab telah mengeluarkan seruan yang tegas agar umat Islam tidak berhubungan dan mendukung partai-partai penista agama pada pemilu 2019....

Tiga Menteri PKB Nyaleg, Kata Cak Imin Tak Akan Ganggu Pemerintahan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yakin bahwa tiga menteri dari PKB yang mencalonkan...
Telur ayam naik

Di Banjar, Harga Daging dan Telor Ayam Melonjak Tinggi

KOTA BANJAR, SERUJI.CO.ID - Harga telur ayam dan daging ayam di pasar Banjar, Jawa Barat, mengalami kenaikan harga. Berdasarkan pantauan di pasar Banjar Jumat...