Jelang Tahun Politik, Bawaslu RI Resmikan Pojok Pengawasan di Banten

0
91
Koordinator Divisi Hukum Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar (Tengah) saat meresmikan Pojok Pengawasan di Bawaslu Banten Jl. Kelapa Dua No.83, Kagungan, Kec. Serang, Kota Serang, Banten, Selasa (28/11/2017). (foto:Rizki/SERUJI)

SERANG, SERUJI.CO.ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia meresmikan Pusat Pengawasan Partisipatif (Pojok Pengawasan) di Bawaslu Provinsi Banten. Pojok Pengawasan ini merupakan yang ke-27 diresmikan.

Diresmikannya Pojok Pengawasan terkait semakin dekatnya dengan tahun Politik yakni Pilkada Serentak 2018 dan Pileg-Pilpres 2019.

Koordinator Divisi Hukum Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar, mengatakan pengawasan pemilu merupakan tanggung jawab dari semua elemen masyarakat.

“Masyarakat dan Bawaslu harus terintegrasi untuk mengawasi pemilu,” katanya usai meresmikan pojok pengawasan Bawaslu Banten di Jl. Kelapa Dua No.83, Kagungan, Kec. Serang, Kota Serang, Banten, Selasa (28/11).

Didalam Partisipatif, dijelaskan Edward, ada empat elemen. Pertama orang yang apolitik, dimana orang seperti ini tingkat partisipasinya sangat rendah atau tidak mau peduli dengan politik.

“Partisipatif yang kedua dimana masyarakat memiliki peran, masyarakat tahu apa yang harus dilakukan. Yang ketiga, partisipasi penyelenggara dimana peran ini diambil oleh Parpol dan terakhir adalah masyarakat yang berjuang untuk pemilu yang tergabung dalam sebuah perkumpulan, seperti ormas atau organisasi lainnya,” terangnya.

Dilanjutkannya, masyarakat menjadi ujung tombak dalam melakukan pengawasan pemilu, untuk itu masyarakat terutama generasi muda harus peduli terhadap politik.

“Kita tidak ingin memiliki generasi apolitik yang sama sekali tidak peduli dengan politik di negeri ini. Setidaknya kita memiliki partisipatif, kita terlibat dalam sebuah pengawasan,” pungkasnya. (Rizki/Hrn)

Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama