Jelang Pilgub, Polresta Surakarta Tingkatkan Patroli Siber

0
57
kampanye hitam
Stop Kampanye Hitam. (Ilustrasi)

SOLO, SERUJI.CO.ID – Tim Satgas Antikampanye Hitam (black campaign) di Polres Kota Surakarta terus meningkatkan kegiatan patroli siber untuk menetralisasi pengaruh negatif berita bohong di media sosial menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 Jawa Tengah.

“Tim Satgas ini, bekerja mulai proses tahapan Pilkada serentak 2018 hingga Pilpres 2019 yang dipusatkan di Posko 2 Polresta Surakarta,” kata Wakil Kepala Polresta Surakarta AKBP Andy Rifai, di Solo, Jumat (12/1).

Menurut Andy Rifai, tim Satgas Antikampanye Hitam tersebut dioperasikan dengan tujuannya untuk mengantisipasi ada laporan jika dari salah satu pihak pada proses kampanye Pilgub atau Pilkada, ada upaya melakukan kecurangan dengan membagikan berita bohong di medsos, memfitnah, dan memojokan salah satu pasangan calon.

Selain itu, kata Andy Rifai misal dari pihak peserta pasangan dalam proses kampanye menyebar isu-isu yang dapat mencemaskan masyarakat.

Tim Satgas tersebut akan terus meningkatkan patroli siber, sehingga bila ada akun atau pihak lain melakukan kampanye black campaign, maka dapat segera ditindaklanjuti.

Pihaknya bekerja selama 24 jam secara bergantian melakukan patroli siber, tetapi hingga sekarang belum ada laporan soal proses Pilkada di wilayah Surakarta yang menyebarkan berita bohong.

“Kami sesuai petunjuk pimpinan Polri untuk mengawasi jalannya Pilkada atau Pilgub serentak di wilayah Surakarta,” katanya.

Pihaknya dalam menindaklanjuti harus menunggu adaya laporan dari masyarakat, terkait adanya pelanggaran pemilu yang sudah diatur dalam Undang-Undang. Hal ini, harus melalui Panwaslu dan Bawaslu untuk menganalisa apakah laporan dapat dilanjutkan proses hukum atau tidak.

“Kami mengfasilitasi sebanyak 16 unit perlengkapan komputer dengan petugas yang cukup dalam mengantispasi black campaign,” katanya.

Tim anti Black Campaign bekerja sifatnya mendeteksi, jika ada indikasi berita fitnah dapat dilakukan penetralan. Namun, jika dalam penyelidikan ternyata betul berita bohong yang membuat resah masyarakat dapat ditindaklanjuti dengan proses hukum.

Menurut dia, pihaknya sudah menyerukan kepada anggota selama Pilkada tidak boleh berpihak kepada salah satu pasanga, dan semuanya harus netral. (Ant/SU05)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Terima Zohri di Istana, Presiden Jokowi: Dia Orang Besar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Akhirnya juara dunia lari 100 meter U-20, Lalu Muhammad Zohri bertemu dengan Presiden Jokowi. Pertemuan Zohri dengan Presiden yang berlangsung di Istana...
rupiah

Rupiah Makin Mengkhawatirkan, Hari ini Terjerembab di Rp14.422

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta pada Kamis (19/7) sesi pembukaan pagi kembali turun 8 poin, menjadi Rp14.422 per dolar...
Idrus Marham

Idrus Marham Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap PLTU Raiu-1

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Kamis (19/7) memeriksa Menteri Sosial, Idrus Marham, sebagai saksi dalam penyidikan kasus suap terkait...

Presiden Jokwi dan Wapres JK Jenguk SBY di RSPAD Gatot Subroto

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Presiden Jokowi bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menjenguk Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, hari ini,...

Masih Belum Temukan 12 Surat Tanah, PLN Area Dumai Akan Urus Surat Pengganti

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID - Setelah berusaha mencari dan dua kali berturut-turut PT PLN (Persero) Area Dumai mengumumkan kehilangan sejumlah Sertifikat dan Surat Tanah lewat media,...