Isran Noor-Hadi Mulyadi Resmi Menangkan Pilgub Kaltim 2018

SAMARINDA, SERUJI.CO.ID – Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor-Hadi Mulyadi memenangi Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Kaltim 2018 berdasarkan penghitungan resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Timur.

Rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara Pilgub Kaltim 2018 dilaksanakan KPU Kaltim di Hotel Bumi Senyiur, Samarinda, Ahad (8/7).

Pada penghitungan resmi tersebut pasangan yang diusung Gerindra, PKS dan PAN ini, menempati peringkat pertama dengan perolehan 417.711 suara. Disusul pasangan cagub- cawagub Rusmadi-Safaruddin dengan 324.224 suara.

Berikutnya pasangan cagub- cawagub Syaharie Jaang-Awang Ferdian Hidayat dengan 302.987 suara, dan terakhir pasangan cagub-cawagub Andi Sofyan Hasdam- Rizal Effendi dengan 228.166 suara.

Pada pleno tersebut diketahui jumlah pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya (golput) sebanyak 995.211 pemilih, atau 41,8 persen dari total keseluruhan pemilih 2.378.411.

Sedangkan jumlah pemilih yang menggunakan hak pilihnya sebanyak 1.333.090 pemilih, atau 58,2 persen. Sementara surat suara yang tidak sah sebanyak 50.110, atau 3,8 persen.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bendera dan Krisis Kepemimpinan

Menurut vexillology, bendera bukan sekedar selembar kain biasa. Jika dia berkibar bebas di angkasa, bendera menginspirasikan semangat kepemimpinan tertentu yang sublim dan sulit dibayangkan oleh mereka yang jiwanya terjangkar oleh tanah di bumi.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER