Hitung Sementara, Rano Karno Kalah Tipis

3
499
Pasangan Rano Karno-Embay Mulya Syarief. (Foto: bantenterkini.com)

SERANG – Pemilihan gubernur Banten berlangsung super ketat. Hingga Jumat (17/2) dini hari, penghitungan resmi KPU telah mencakup 75 persen dari 16.540 tempat pemungutan suara (TPS). Hasilnya, pasangan calon Wahidin Halim-Andika Hazrumy unggul tipis 50,95 persen.

Wahidin-Andika mendapatkan 1.854.458 suara, sedangkan Rano Karno-Embay Mulya Syarief yang mendapat 1.785.143 suara (49,05 persen). Wahidin-Andika hanya unggul 69.315 suara.

Wahidin-Andika unggul telak di Kota Tangerang. Dia merebut 66,9 persen suara atau unggul 196.242 suara atas Rano. Wahidin adalah mantan wali kota Tangerang, sehingga menguasai teritori daerah tersebut.

Sementara itu, Rano-Embay unggul di enam wilayah lainnya, yaitu Kota Cilegon, Kota Serang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Tangerang. Meski demikian, selisih keunggulannya tidak terlalu signifikan. Sehingga secara umum Wahidin tetap unggul.

Soal perbedaan suara yang tipis ini, Rano mengakui siap bertarung di Mahkamah Konstiusi. Gugatan akan dilakukannya agar kemenangan bisa dia dapatkan. “Ya hampir pasti akan kami bawa ke perkara MK karena potensi menang dan kalah berada di bawah 1 persen. Menurut aturan MK hasil pilkada dengan pemilih di atas 5 juta selisih dibawah 1 persen dapat digugat,” terang Ketua Tim Pemenangan Pasangan Rano-Embay, Ahmad Basarah, Kamis (16/2) malam).

Mengenai kapan gugatan itu akan dilakukan, Ahmad enggan berspekulasi. Dia hanya menunggu sampai hitung murni KPUD mencapai 100 persen. “Yang pasti kami menunggu kemenangan versi KPU dinyatakan dulu. Baru kami akan mendaftarkan ini ke MK,” katanya.

Status kemenangan tipis, membuat tim Rano-Embay dilanda harap-harap cemas. Atas dasar itu, mereka enggan segera mendeklarasikan kemenangan. “Kalaupun menang, pihak kami tak mau melakukan pidato kemenangan. Yang pasti akan melajutkan pembangunan,” jelas Ahmad Basara.

Politisi PDI Perjuangan ini pun sempat mengucapkan terima kasih atas dukungannya kepada warga Banten umumnya. Terlebih ke semua anggota pemengan Rano Karno dan warga yang telah memilihnya jika terpilih kembali.

EDITOR: Rizky

BAGIKAN
loading...

3 KOMENTAR

  1. Alhamdulillah…

    Saya tidak pilih siRano bukan karena Rano-nya tetapi karena partai pendukungnya alias PeDeIhPeh yang senantiasa memusuhi agamaku. Semoga rakyat Indonesia semua yang cinta NKRI semakin menyadari BAHAYA PeDeIhPeh.

    Saya bersumpah meskipun bapak kandungku atau anak kandungku maju sebagai calon yang didukung PeDeIhPeh saya tetap tidak akan memilihnya.

    Matilah PeDeIhPeh bersama sinenek sihir

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

Kemkominfo Blokir Laman Nikahsirri.com

PALEMBANG - Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Direktorat Jenderal Aplikasi dan Informatika menyatakan pihaknya memblokir situs nikahsirri.com karena telah meresahkan masyarakat. Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala...
Yohana Yambise

Muncul Situs Kawin Kontrak-Lelang Perawan, Menteri Yohana Angkat Mengecam

JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise melarang lelang perawan dan kawin kontrak seperti penawaran yang beredar melalui situs nikahsirri.com. Dia mengatakan...

Kirim Bantuan ke Rohingya di Myanmar, Pekerja Sosial Hadapi Rintangan Berat

SITTWE - Lembaga-lembaga bantuan yang berusaha keras untuk mencapai ratusan ribu Muslim Rohingya yang terlantar akibat kekerasan di bagian barat laut Myanmar menghadapi permusuhan...

Jaringan Kabel Listrik Jembatan Suramadu Terbakar

SURABAYA - Jaringan kabel listrik jembatan Surabaya-Madura terbakar sehingga petugas mengalihkan arus lalu lintas di jembatan tersebut. "Yang kami alihkan adalah arus kendaraan roda yang menuju...

Rumah Doa Anak Yatim Pelihara Ratusan Ternak

BOGOR - Rumah Doa Anak Yatim yang terletak di Desa Cibuntu, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat memiliki aset ratusan ekor tenak mulai dari...
ott, korupsi

Basaria: Kasus Suap Wali Kota Cilegon Mengecewakan

JAKARTA - Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengungkapkan kekecewaannya dengan kasus dugaan suap senilai Rp1,5 miliar terhadap Wali Kota Cilegon Tubagus Imam Ariyadi terkait...