Gubernur: Deklarasi Politik Uang Jangan Hanya Pencitraan

0
10
politik uang

PALU, SERUJI.CO.ID – Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola menyatakan deklarasi lawan politik uang dan politisasi sara jangan hanya sebatas seremonil yang hanya sebatas pencitraan pra-pemilihan kepala daerah serentak tiga kabupaten.

“Jangan hanya pencitraan, jangan sampai pada proses pemilihan kepala daerah tidak didapat apa yang menjadi harapan dalam deklarasi ini,” ucap Gubernur Longki Djanggola di Palu, Rabu (14/2).

Pernyataan itu tertuang dalam sambutan Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola yang dibacakan oleh Asisten I Sekretariat Daerah Pemprov Sulteng Faisal Mang, pada deklarasi lawan politik uang dan politisasi sara yang digelar oleh Bawaslu, di Kampung Kaili, Kota Palu, Rabu.

Kata Gubernur setiap pasangan calon dan seluruh tim pemenangnya harus mengetahui bahwa bukan zamannya lagi mencari simpati dengan cara politik uang dan politisasi sara.

Karena itu, sebut Longki, pasangan calon dan tim pemenang harus mempertajam visi dan misi sebagai modal untuk bertarung secara sehat di pemilihan kepal daerah serentak tiga kabupaten di Sulteng.

“Bukan lagi zaman politik uang dan politisasi sara, bertarunglah lewat visi dan misi, pertajam visi dan misi rencana kerja apa yang akan dilakukan,” ujarnya.

Ia menyebut bahwa pemilihan kepala daerah merupakan momentum bagi masyarakat untuk mengevaluasi kinerja pemimpin, sehingga dapat melahirkan pemimpin yang berkualitas, bermoral serta memiliki etos kerja yang tinggi.

Olehnya, jangan mencederai pesta demokrasi pemilihan kepala daerah dengan cara-cara mengintimidasi, ujaran kebencian, provakasi, pengrusakan fasilitas umum dan publik, mobilisasi pegawai negeri untuk mendukung pasangan tertentu.

Praktek-praktek tersebut, tegas dia, harus ditindak secara tegas oleh penyelenggara pemilu utamanya Bawaslu.

Lebih lanjut kata dia, deklarasi tersebut merupakan komitmen bersama untuk kerja bersama mencari pemimpin yang berkualitas, bermoral dan memiliki etos kerja, dengan memaksimalkan melawan politik uang serta politisasi sara.

Bawaslu Sulteng melibatkan 16 partai politik yang lolos verifikasi faktual KPU serta forum komunikasi pimpinan daerah pada deklrasi lawan politik uang dan politisasi sara, di Kampung Kaili, Kota Palu, Rabu (14/2). (Ant/SU02)

Komentar

BACA JUGA
Tri Rismaharini

Risma Jelaskan Tata Kota Kepada Arsitek se-Indonesia

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menjelaskan konsep pengelolaan tata kota di hadapan puluhan arsitek se-Indonesia dan mancanegara (Malaysia, Thailand dan Singapura) di...

Bawaslu Larang Pasang APK di Lembaga Negara dan Tempat Ibadah

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilihan Umum Jawa Timur melarang Alat Peraga Kampanye (APK) dipasang di Lembaga Negara yang bukan fasilitas pribadi. "Yang jelas, Undang-Undang...
Zaadit Taqwa

Zaadit Taqwa Pemberi “Kartu Kuning” Orasi di Riau

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID - Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia Zaadit Taqwa yang sempat memberi "kartu kuning" kepada Presiden Jokowi, muncul bersama ratusan perwakilan BEM se-Indonesia...
Gus Ipul sowan Pesantren

Hari Kedelapan Kampanye, Gus Ipul Pilih Sowan ke Ponpes di Kediri dan Mojokerto

KEDIRI, SERUJI.CO.ID - Hari kedelapan berkampanye, calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memilih sowan ke sejumlah Pondok Pesantren di Kediri dan Mojokerto. Gus...
Ibu Penggigit Tangan

Ibu Penggigit Tangan Polisi Ditetapkan Jadi Tersangka

KUDUS, SERUJI.CO.ID - Seorang ibu yang menggigit tangan salah seorang petugas Satlantas Polres Kudus, Jawa Tengah, ditetapkan sebagai tersangka dengan tuduhan melawan petugas yang sedang...
loading...

Keistimewaan Air Bekas Wudhu terhadap Kehidupan Tanaman

Air sebagai sumber kehidupan sudah menjadi pengetahuan umum. Sementara di bumi kondisi air macam-macam. Dari berbagai macam air itu ternyata berbeda-beda pula terhadap tanaman. Untuk...
IMG20180222054602

Kota Ini Mulai Dikepung Kabut Asap, Siapa Pelakunya..?

Kotawaringin Barat - Hampir sepekan udara kota Pangkalan Bun tampaknya sudah tidak bersahabat. Kebut asap mulai menyeruak aromanya tercium tidak sedap hanya karena ulah...
KH. Luthfi Bashori

Dalam Urusan Rumah Tangga, Jadikan Istri sebagai Teman Diskusi

Saat seorang suami berada dalam lingkungan rumah tangga dan mengurus hal-hal yang terkait dengan kemaslahatan keluarganya, maka teman diskusi yang paling tepat adalah istrinya....