Cukur Rambut 2500 Warga Bekasi, Ridwan Kamil: Kampanye Tidak Harus Koar-Koar

BEKASI, SERUJI.CO.ID – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul (Rindu) berkampanye cukur rambut gratis terhadap 2.500 warga di wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat, Ahad (18/2) pagi.

“Bekasi dipilih sebagai lokasi cukur rambut karena saya mendengar kabar banyak yang pengen ganteng di Bekasi, jadi kita pilih wilayah yang aspirasinya paling besar,” kata Ridwan di Bekasi.

Kegiatan kampanye yang melibatkan sekitar 300 tukang cukur yang tergabung dalam Persaudaraan Pangkas Rambut Gratis (PPRG) itu bertempat di gedung olahraga basket lingkingan Gelanggan Olahraga (GOR) Patriot Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kota Bekasi mulai pukul 07.30 WIB.

Pihaknya mengapresiasi dukungan dari PPRG kepada pasangan tersebut yang diimplementasikan dalam bentuk cukur rambut kepada 2.500 warga secara gratis.

“Angka kepesertaan cukur rambut massal ini ditargetkan dapat memecahkan rekor Musium Rekor Dunia-Indonesia (MURI) sehingga membuat pamor tukang cukur asal Garut ini lebih meningkat.

Dengan semakin naiknya pamor tukang cukur asal Garut, kata dia, maka secara otomatis dapat meningkatkan pendapatan para pelaku usahanya.

Pria yang akrab disapa Kang Emil ini berharap, cara kampanye positif seperti cukur rambut ini dapat mendekatkan masyarakat kepada padangan Rindu.

“Jadi kampanye tidak sekadar koar-koar retorika, melainkan melalui kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Dalam kegiatan itu juga dirangkai dengan deklarasi dukungan PPRG untuk memenangkan pasangan Rindu dalam gelaran Pilgub Jabar 27 Juni 2018.

“Kami mendukung Kang Emil karena Beliau seorang pemimpin yang merangkul semua kalangan. Orangnya gaul, cool, suka becanda, aktif di medsos, mengikuti dunia apapun, terutama dunia anak muda,” kata Ketua PPRG Rudi.

Menurut dia, Jawa Barat membutuhkan sosok pemimpin seperti Kang Emil yang faham terhadap aspirasi kaum muda.

“Ketika kami sampaikan bahwa kami akan membuat event mencukur 2.500 kepala, beliau merespons dengan baik. Bahkan mau hadir dan bersedia mencukur,” katanya.

Pengusaha yang kini menggarap bisnis Cool Barbershop di kawasan Pancoran Mas Jakarta Selatan itu optimistis agenda tersebut bisa memecahkan rekor Muri yang sebelumnya baru terpecahkan sebanyak 1.961 kepala pada Mei 2017.

“Dengan meraih rekor MURI ini, kami berharap harkat dan martabat seniman rambut di Indonesia dapat terangkat sehinggaekonomi para pelaku bisnis pangkas rambut dapat meningkat,” ujarnya

Sebanyak 300 tukang cukur, kata Rudi, akan mencukur sekitar delapan hingga sembilan kepala hingga kegiatan usai pada puul 12.00 WIB.

“Maka, dalam tempo lima jam harus tercukur 2.500 kepala. Para tukang cukur yang terlibat adalah anggota PPRG yang membuka usaha barbershop di seluruh Jawa Barat, antara lain di Cirebon, Bandung, Jakarta, Kuningan, Majalengka, Subang, Depok, dan Bekasi,” katanya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Al Ghazali dan Dendam Anak-Anak Revolusi

Di masa Orde Baru adalah anak-anak yang bapak/ibunya dibunuh atau dipenjarakan Suharto. Di masa ini mereka adalah anak-anak yang bapaknya dipenjarakan Jokowi karena berbeda pandangan politik.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER