Cegah Korupsi Saat Menjabat, KPK Beri Pembekalan Kepada Cakada se-Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) seluruh Calon Kepala Daerah (cakada) se Jawa Timur, di Gedung Negara Grahadi, Kamis (12/4).

Pengumuman yang berlangsung dalam acara “Pembekalan Antikorupsi dan Deklarasi LHKPN Calon Kepala Daerah se-Jatim” dihadiri Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, dua pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Jatim 2018 dan 54 cakada Kabupaten/Kota se-Jatim.

Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito mengatakan kegiatan ini salah satu tahapan Pilkada 2018 yang akan diselenggarakan serentak pada 27 Juni mendatang.

“Deklarasi LHKPN ini sebagai pembekalan yang bertujuan agar bila terpilih nanti, di dalam proses pemerintahan, bisa dilakukan dengan baik, jujur dan berintegritas, yang jelas para setiap cakada telah melaporkan harta kekayaannya dengan jujur,” kata Eko usai deklarasi LHKPN di Surabaya, Kamis, (12/4).

Terpisah, Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan, kegiatan ini adalah sebagai bentuk upaya preventif KPK agar para kepala daerah yang terpilih mampu menghindari tindak pidana korupsi ini.

“Terlebih kita temui calon kepala daerah dan Cagub-Cawagub Jatim, berdasarkan temuan kami, para kandidat setiap calon rawan melakukan tindak korupsi. Ini yang melatar-belakangi adanya pembekalan ini,” ujar Basaria.

Acara “Pembekalan Antikorupsi dan Deklarasi LHKPN Calon Kepala Daerah se-Jatim” juga dihadiri 18 ketua KPU Kabupaten/Kota se-Jatim yang daerahnya sedang menyelenggarakan Pilkada. (Devan/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Penggratisan Suramadu: Memperdalam Kekeliruan Kebijakan Pemerintah

"Kebijakan ini dibangun di atas paradigma benua, bertentangan dengan paradigma kepulauan. Dalam paradigma benua, kapal bukan infrastruktur, tapi jalan dan jembatan. Kapal disamakan dengan truk dan bis," Prof Danie Rosyid.

Kalimantan, Tumpuan Indonesia ke Depan

Kalau ada orang orang memandang remeh Kalimantan, saya pastikan yang bersangkutan kurang banyak piknik di dalam negeri

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

TERPOPULER