Cegah Aksi Anarkis, Cabup Jayawijaya Dianjurkan Lapor Panwaslu

0
59
Pilkada-2018
Pilkada Serentak 2018 (ilustrasi)

JAYAPURA, SERUJI.CO.ID – Pasangan bakal calon bupati/wakil bupati yang tidak diterima menjadi salah satu peserta pilkada di KPU Jayawijaya dianjurkan untuk mengadu ke Panwaslu setempat.

Ketua KPU Papua Adam Arisoy, di Kota Jayapura, Sabtu, terkait aksi demo dan pemasangan tenda darurat oleh massa simpatisan pasangan tertentu di halaman KPU Jayawijaya, menganjurkan agar para bakal calon itu mengadu ke Panwaslu, dan jangan melakukan aksi yang bisa merugikan banyak pihak.

Menurut dia, keputusan yang diambil oleh KPU Jayawijaya sudah berdasarkan aturan yang berlaku, sehingga hal itu harus dipahami oleh para pihak atau bakal pasangan calon.

“KPU Jayawijaya menurut saya tidak salah, karena sudah ada waktu yang diberikan untuk melengkapi syarat yang diminta, tapi hingga tenggat waktu tutup pendaftaran hal ini tidak dipenuhi oleh bakal pasangan calon yang ditolak,” katanya lagi.

Dengan mengadu ke Panwaslu, kata dia, pasangan bakal calon kepala daerah itu bisa membuat kronologis dan mengajukan bukti-bukti soal dukungan partai pengusung yang dipersoalkan, sehingga lebih elegan, daripada membuat para simpatisan berdemo yang bisa berujung pada tindakan anarkis.

“Kita harus ikuti aturan main yang ada, jika sampai KPU menolak berarti ada berkas yang tidak lengkap. Karena itu, sampaikan aduan ke Panwaslu serta bukti-bukti, sehingga ada solusi dari Panwaslu,” katanya pula.

Adam berharap situasi di Jayawijaya tidak dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggungjawab, dan pihak keamanan juga harus bertindak tegas jika mendapati tindakan yang bisa merugikan banyak pihak.

“Kepada para calon kami ajak, imbau agar segera menarik para simpatisan dan pendukungnya itu,” katanya.

Sehari sebelumnya, sekelompok warga simpatisan salah satu bakal pasangan calon peserta Pilkada Serentak 2018 di Kabupaten Jayawijaya, Papua menggelar demonstrasi di kantor DPRD setempat, Jumat (12/1).

Mereka menyampaikan orasi politik yang pada intinya mendukung bakal pasangan calon tertentu, dan berharap “jagoan” mereka dapat ditetapkan sebagai peserta pilkada.

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Polisi Temukan Dua Kardus Miras di Pelabuhan Tahuna

MANADO, SERUJI.CO.ID - Polisi menemukan dua dus sekitar 46 botol minuman keras (miras) beralkohol jenis captikus pada sebuah kapal yang berlabuh di Pelabuhan Tahuna,...

Pakde Karwo Pastikan Sanksi ASN Yang Berfoto Tunjukkan Dukungan ke Gus Ipul-Puti

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jatim Soekarwo memastikan telah memberi sanksi terhadap ASN (Aparatur Sipil Negara) yang tidak netralan di Pilgub Jatim 2018, dengan berfoto...
Korban Miras Oplosan

Korban Miras Oplosan di RSUD Dr Soetomo Kian Bertambah

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Korban akibat menenggak minuman keras kian bertambah di Surabaya. Hingga kini terhitung sudah puluhan korban miras merasakan pesakitan di Rumah Sakit,...

Menangkan Pemilu 2019, Gerindra Bentuk Laskar Merah Putih

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Partai Gerindra Jatim tampaknya tak setengah-setengah dalam mengejar target Pemilu 2019 mendatang. Partai besutan Prabowo Subianto tersebut menargetkan sebanyak-banyaknya perolehan pemilu...

IFC: Indonesia Diharapkan Jadi Mode Busana Muslim Dunia

BOGOR, SERUJI.CO.ID - National Chairman Indonesian Fashion Chamber (IFC) Ali Charisma mengatakan pertemuan dengan Presiden Jokowi menawarkan program konkrit membawa dunia ke Indonesia untuk...