Cawagub Emilia Dorong Masyarakat NTT Urus KTP-el

KUPANG, SERUJI.CO.ID – Calon Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) nomor urut dua Emilia Julia Nomleni mendorong masyarakat di provinsi berbasis kepulauan itu untuk mengurus KTP-el agar kelak mempunyai hak pilih.

“Kita sebagai pasangan calon juga harus ikut mengambil peran ini. Kita sedang memberikan dorongan, baik kepada partai maupun relawan untuk tidak saja menggunakan haknya, tapi harus mendorong masyarakat untuk mengurus KTP-el,” katanya kepada wartawan di Kupang, Selasa (10/4).

Emilia Julia menyampaikan imbauannya itu karena berdasarkan data yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTT, daftar Pemilih Sementara masyarakat NTT sebanyak 3.079.903 orang.

Dari jumlah itu, masih ada 494.656 orang yang sudah masuk dalam DPS tapi belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el), sehingga terancam tidak memiliki hak pilih.

Mama Emi, sapaan perempuan berambut putih ini merasa bersyukur karena jumlah warga yang belum memiliki KTP-el sudah mulai menurun.

“KPU provinsi NTT beberapa hari lalu menginformasikan sekitar satu juta lebih warga yang bermasalah. Sekarang sudah turun menjadi 400-an ribu,” ujarnya.

Pasangan Marianus Sae itu menjelaskan, persoalan yang dihadapi sekarang ini menjadi catatan untuk diperbaiki ke depan.

“Ini menjadi catatan, ke depan kita memaksimalkan pelayanan kepada semua masyarakat. Kalau tidak ada pemilu kan kita tidak tahu berapa banyak yang belum mengurus KTP-elektroniknya. Kita tidak bisa menyalahkan satu pihak saja. Ini tugas semua pihak, walaupun hanya sekedar menyarankan kepada masyarakat untuk mengurusnya,” sarannya.

Mama Emi mengatakan, persoalan pelayanan masyarakat harus menjadi prioritas dalam penyelenggaraan pemerintah. Menurutnya, kalaupun ke depan dilakukan penertiban terhadap masyarakat dalam hal kepemilikan KTP-el, namun hal paling penting yang perlu dilihat adalah proses pelayanan.

“Kita boleh saja menertibkan. Tapi hal paling penting adalah proses pelayanan kepada masyarakat.Kita boleh tertibkan jika pelayanan sudah maksimal. Pola-pola pelayanan pendekatan dilakukan lebih dulu. Bagaimana kita bisa menertibkan, jika kita sebagai penyelenggara belum maksimal melakukan pelayanan?” imbuhnya. (Ant/SU03)

ARTIKEL TERBARU

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER