Bawaslu Tanjungpinang: Penyelesaian Sengketa Pilkada 12 Hari

0
17
Kantor Bawaslu (ilustrasi)

TANJUNGPINANG, SERUJI.CO.ID – Badan Pengawas Pemilu Tanjungpinang, Kepulauan Riau diberi waktu selama 12 hari untuk menyelesaian sengketa pilkada antara pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota dari jalur perseorangan dengan KPU setempat.

Ketua Bawaslu Tanjungpinang Maryamah, di Tanjungpinang, Sabtu (13/1), mengatakan saat ini berkas permohonan penyelesaian sengketa dalam kajian dan pembahasan.

“Penyelesaian sengketa berlangsung selama 12 hari sejak diterima laporan, sebagaimana diatur dalam Perbawaslu Nomor 15 Tahun 2017. Insya Allah Panwaslu akan memberikan solusi yang terbaik dan adil,” ujarnya.

Musyawarah penyelesaian sengketa antara pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Edi Safrani-Edi Susanto dilanjutkan pada Sabtu (13/1) Pukul 16.00 WIB. Hari ini, lanjutnya musyawarah kedua setelah dua hari lalu dilakukan musyawarah perdana.

Objek sengketa pilkada yang dimusyawarahkan terkait hasil rapat pleno KPU Tanjungpinang 31 Desember 2017. Rapat pleno itu berhubungan dengan hasil verifikasi faktual terhadap dukungan pasangan bakal calon perseorangan.

“Kami sudah melayangkan surat kepada para pihak yang bersengketa untuk hadir hari ini,” katanya.

Ia menjelaskan musyawarah perdana dipimpin oleh Ketua Bawaslu Kepri, Muhamad, Ketua dan anggota Bawaslu Tanjungpinang Maryamah dan M Zaini. Dalam musyawarah tersebut juga dihadiri pihak pemohon, Edi Safrani dan Edi Susanto beserta tim. Hadir pihak termohon Komisioner KPU Tanjungpinang Muhammad Djohari, Muhammad Yusuf dan Dewi.

Sementara itu, Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan antar Lembaga Bawaslu Tanjungpinang menjelaskan pihaknya baru mendengarkan posita dan petitum keberatan yang disampaikan oleh paslon perseorangan dalam musyawarah perdana.

“Karena KPU perlu mempersiapkan jawaban secara tertulis, maka musyawarah selanjutnya akan diadakan hari Sabtu 13 Januari,” tegasnya.

Di antara permohonannya membatalkan hasil rekapitulasi KPU, yang menyatakan dukungan perseorangan yang berkurang sebanyak 7.400 serta harus memperbaiki dan ditambah menjadi 14.800 dukungan pada masa perbaikan. Hal itu disebabkan KPU Tanjungpinang menolak dukungan yang menggunakan KTP Siak, KK serta kekurangan yang disebabkan oleh kekeliruan yang dilakukan oleh PPS pada masa penelitian faktul.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Gempa Banten

PMI Sukabumi Siapkan Tim Evakuasi Korban Gempa

SUKABUMI, SERUJI.CO.ID - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menyiapkan tim evakuasi korban gempa bumi pascabencana gempa tektonik yang berpusat di Kabupaten...
China International Import Expo

Durian Sumut Pasar Potensial di China International Import Expo

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Durian asal Sumatera Utara merupakan buah yang sangat potensial dipromosikan di Tiongkok. Sumut dapat memanfaatkan penyelenggaraan China International Import Expo (CIIE) di...
gempa di banten

Gempa Banten Terasa Hingga Garut

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Guncangan gempa tektonik berkekuatan 6,4 skala Richter di Barat Daya Lebak, Banten, terasa hingga wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (23/1)...
Pilgub Jatim 2018

Tim Koalisi Parpol Akan Gelar Rakor Strategi Pemenangan Khofifah-Emil

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Partai pendukung pasangan Khofifah-Emil dalam waktu dekat akan menggelar rapat koordinasi (rakor) untuk membahas strategi pemenangan pasangan Khofifah-Emil dalam Pilgub Jatim...
Gempa Banten

Gempa Tektonik di Lebak Hancurkan 311 Rumah

LEBAK, SERUJI.CO.ID - Gempa tektonik berkekuatan 6,1 Skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Lebak, Banten, hingga menghancurkan sebanyak 311 rumah tersebar di 12 kecamatan. Pusat gempa...
loading...

Abu Dzar al Ghifari, Kemilau di Antara Sarang Penyamun

Abu Dzar al Ghifari merupakan salah satu sahabat yang pertama memeluk islam yang disebut “assabiqunal awwalun”. Dia berasal dari bani Ghifar, sebuah suku yang...

Presiden lupa dengan janji-janjinya, Abai terhadap Rakyatnya

(Lupa Menyebabkan Manusia Abai akan Akhirat) Pada dasanya, manusia itu “pelupa”. Inilah sebabnya, Allah memerintahkan kepada orang beriman untuk menulis perjanijan di antara mereka, dengan...
Pariwisata Bali

Sisi Lain Pariwisata Bali

Ketika mendengar nama Bali, orang akan membayangkan pantai Kuta yang Indah dengan para bule berjemur memakai bikini. Ditengah hamparan pasir pantai yang landai dan...