Bawaslu: Kolaka Tertinggi Pelanggaran ASN Dalam Pilkada

KENDARI, SERUJI.CO.ID – Badan Pegawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Tenggara mencatat Kabupaten Kolaka merupakan daerah yang memiliki angka pelanggaran tertinggi untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Pilkada serentak 2018 ini.

Ketua Bawaslu Sultra, Hamiruddin Udu di Kendari, Rabu (11/4), mengatakan dari angka 204 pelanggaran ASN di seluruh Sulawesi Tenggara, sudah 96 persen yang direkomendasikan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

“Sampai 9 April 2018, Kabupaten Kolaka tercatat sebagai kabupaten dengan angka tertinggi pada pelanggaran Pilkada yakni 43, disusul Kabupaten Baubau 35, dan Kabupaten Konawe 33 pelanggaran,” ujarnya.

Sedangkan yang terendah pelanggaran ASN-nya berada di Kabupaten Buton Selatan dan Konawe Utara dengan jumlah masing-masing satu pelanggaran.

“Memang masih ada satu dua kasus yang masih dalam proses penanganan, selainnya sudah direkomendasikan dan sebagian juga sudah keluar surat perintah pemberian sanksi dari KASN,” ujar Hamiruddin Udu.

Lebih lanjut, Hamiruddn Udu menjelaskan dengan melihat angka pelanggaran ASN yang mencapai 204 tersebut menggambarkan tren pelanggaran oleh ASN semakin meningkat. Hal ini mungkin disebabkan karena lemahnya sanksi KASN dan besarnya potensi reward untuk dipromosikan karirnya bila pasangan calon (Paslon) yang didukungnya menang.

“Di satu sisi, hal tersebut menggambarkan pula masih rendahnya kepatuhan terhadap negara. ASN semestinya menjadi contoh kepatuhan hukum masyarakat kepada negara,” kata Hamiruddin.

Untuk itu, pihaknya berharap semua ASN untuk memberi contoh yang baik kepada masyarakat yang ada di sekitarnya, harapnya. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Penegakan Hukum Yang Kaya Kezaliman dan Miskin Rasa Keadilan

Bercermin kepada praktek penegakan hukum di Indonesia beberapa tahun tarakhir, khususnya di era Rezim Pemerintahan saat ini, tentunya kita melihat banyaknya praktek-praktek penanganan kasus hukum yang masih jauh dari apa yang diharapkan.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hatiā€“hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER