Bawaslu Bali Ingatkan Peserta Pilkada Hindari Politik Uang

DENPASAR, SERUJI.CO.ID – Badan Pengawas Pemilu Provinsi Bali mengingatkan semua pasangan calon dan tim sukses agar menghindari praktik politik uang dalam masa tenang Pilkada 2018.

“Bawaslu mengingatkan kembali kepada peserta Pilkada Bali, Pilkada Klungkung, dan Pilkada Gianyar untuk tidak melakukan politik uang karena risiko atau sanksi yang akan diterima cukup berat,” kata Ketua Bawaslu Provinsi Bali Ketut Rudia di Denpasar, Ahad (24/6).

Sanksi pertama bagi yang melakukan politik uang, kata dia, adalah sanksi pidana minimal 3 tahun dan maksimal 7 tahun sebagaimana diatur dalam Undang-Undang 10 Tahun 2016 tentang Pilkada Pasal 187A.

Selain itu, lanjut Rudia, pasangan calon yang melakukan politik uang juga membahayakan orang yang menerima uang. Pasalnya, orang yang menerima uang juga diancam pidana minimal 3 tahun.

“Tidak hanya itu, sanksi bagi pasangan calon yang melakukan politik uang yang terjadi secara terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) untuk memengaruhi pilihan pemilih, bahkan dapat dikenai sanksi diskualifikasi sebagai peserta pilkada,” ucapnya.

Guna mencegah terjadinya politik uang, Bawaslu Provinsi Bali telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran pengawas pemilu agar intensif melakukan patroli pengawasan hingga selesainya pemungutan dan penghitungan suara.

“Saya mengharapkan semua pihak untuk ikut terlibat dalam mengawasi dan memastikan tidak adanya praktik politik uang. Bila ada yang melakukan politik uang agar segera melaporkan ke panitia pengawas terdekat,” kata Rudia yang juga mantan jurnalis itu.

Selain itu, Bawaslu Provinsi Bali pada hari Minggu (24/6) melaksanakan apel siaga serentak di seluruh Bali yang melibatkan Panwas Kabupaten/Kota, panwascam, PPL, dan pengawas TPS untuk menolak politisasi SARA dan politik uang.

Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2018 diikuti dua pasangan calon, yakni pasangan Wayan Koster/Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster/Ace). Pasangan itu diusung oleh empat parpol peraih kursi di DPRD Bali, yakni PDI Perjuangan, Hanura, PAN, dan PKPI. Pasangan tersebut juga didukung PKB dan PPP.

Pasangan Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra/Ketut Sudikerta (Mantra/Kerta) diusung oleh empat partai peraih kursi di DPRD Provinsi Bali, yakni Golkar, Gerindra, Demokrat, dan NasDem. Mereka juga didukung oleh PKS, PBB, dan Perindo. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengenal Lebih Dekat Komisi Anti Korupsi Hongkong

Hubungan persahabatan antara KPK dan ICAC telah terjalin dengan baik selama dua tahun terakhir. Kerjasama kedua lembaga anti rasuah tersebut sebagian besar menyangkut peningkatan kapasitas KPK, terutama dibidang akuntansi forensik, pemulihan aset, dan tehnik investigasi.

Meminta Maaf Kepada Generasi Yang Hilang

Tanggal 13 Febuari 2008 berlangsung peristiwa penting, di Australia. Melalui pidato Perdana Menteri Kevin Michael Rudd, di hadapan sidang Parlemen, pemerintah Australia secara secara resmi meminta maaf.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER