Bakal Cagub Riau Klaim Hartanya Sama Dengan Tahun Lalu

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID –┬áBakal calon Gubernur Riau yang akan maju pada Pemilihan Kepala Daerah 2018, Firdaus mengklaim harta kekayaannya yang dilaporkan ke Komisi Pemilihan Umum sama dengan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHKPN tahun lalu saat Pilkada Wali Kota Pekanbaru.

“Saya kan baru lapor LHKPN waktu ikut Pemilihan wali kota, ” kata Firdaus kepada pers di Pekanbaru, Senin (15/1).

Menurut Firdaus, data yang dilaporkannya tahun lalu itu nilainya belum berubah seiring waktu hingga kini. Sehingga untuk LHKPN yang disampaikan ke KPU Riau sebagai persyaratan pencalonan untuk maju sebagai Balon Gubernur Pilkada 2018 ini, ia mengaku akan memakai dokumen tersebut.

“Saya kan baru beberapa bulan lapor LHKPN, jadi belum ada penambahan aset, ” ujarnya.

Pria berpostur tinggi besar ini walau baru dilantik beberapa bulan jadi Walikota Pekanbaru untuk periode kedua, kini yakin lagi akan maju mencalonkan diri menjadi Balon Gubernur Riau.

Ia yang memilih berpasangan dengan Rusli Effendi didukung oleh Partai Demokrat ada sembilan kursi dan Partai PPP lima kursi yakin menang.

Firdaus mengaku sudah melaporkan harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Laporan harta kekayaan sudah saya lakukan sewaktu masih di Jakarta. Sekarang malah sedang diproses,” kata Firdaus yang masih aktif sebagai Walikota Pekanbaru.

Sebelumnya diberitakan data sebelumnya saat maju sebagai Balon Walikota Pekanbaru tertanggal 24 Oktober 2016, Firdaus tercatat memiliki harta sebesar Rp7.247.215.224.

Orang nomor satu di Pekanbaru ini, sempat diisukan bermasalah bahwa laporan keuangannya terlambat masuk datanya Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengarahkan Gerakan NKRI Bersyariah

Walau begitu, sekali lagi percayalah bahwa perjuangan Islam politik untuk menjadikan Indonesia sebagai negara Islam tak akan pernah mati. Ia akan terus bermetamorfosa dan tersimpan rapi dalam memori kolektif kelompok Islam politik.

Isu Kuatkan Ekonomi Umat pun Disuarakan oleh TGB Zainul Majdi

Bagi dunia politik, apa beda politisi dengan pemimpin? Orientasi politisi adalah jabatan. Mereka hanya tamu di dunia politik karena datang dan pergi sesuai dengan menang atau kalah dalam pemilihan umum.

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER