40 Bakal Paslon Tak Penuhi Syarat, Bawaslu: Potensi Sengketa

0
9
Abhan
Ketua Bawaslu, Abhan, di Jakarta, Selasa (28/11/2017). (Foto: Achmad/SERUJI)

MAGELANG, SERUJI.CO.ID – Ketua Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia Abhan Misbah menyatakan sekitar 40an bakal calon pasangan gubernur-wakil gubernur, bupati-wakil bupati, wali kota-wakil wali kota yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) berpotensi sengketa.

“Setelah penetapan pasangan calon, memang ada yang berpotensi menyampaikan gugatan, yakni bakal calon pasangan yang dinyatakan TMS,” katanya usai menjadi pembina apel pengawas pilkada di Lapangan Lumbini kompleks Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Rabu (14/2).

Ia mengatakan dari 569 bakal pasangan calon menurut hitungan Bawaslu ada sekitar 40an bakal pasangan calon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat.

“Hal ini berpotensi untuk sengketa ke Panwas Pemilu, baik di kabupaten maupun di Bawaslu provinsi,” katanya.

Ia menuturkan kalau bakal calon pasangan kemarin dinyatakan TMS dan tidak terima bisa melakukan upaya hukum dengan mengajukan sengketa sesuai dengan tingkatannya, kalau bakal calon pasangan bupati-wakil bupati atau wali kota-wakil wali kota ke Panwas kabupaten/kota dan kalau bakal calon pasangan gubernur-wakil gubernur ke Bawaslu provinsi.

Ia menjelaskan mereka memiliki waktu tiga hari sejak ditetapkan, berarti ditunggu sampai Kamis (15/2).

“Sampai hari ini belum ada yang mengajukan sengketa, seperti di Medan juga belum masuk, tidak tahu kalau besok, kami tunggu dan masih ada waktu,” katanya.

Ia mengatakan setelah sengketa diregistrasi, Bawaslu ada waktu 12 hari untuk menyelesaikan putusan.

Ia menyebutkan sejumlah dearah yang berpotensi sengketa, antara lain Sumatera Utara, Kapuas, dan Maluku Utara.

“Kalau menjurus ke konflik, aparat keamanan sudah mengantisipasi dan sampai hari ini alhamdulillah di wilayah yang dinyatakan TMS tetap kondusif,” katanya. (Ant/SU02)

Komentar

BACA JUGA
Tri Rismaharini

Risma Jelaskan Tata Kota Kepada Arsitek se-Indonesia

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menjelaskan konsep pengelolaan tata kota di hadapan puluhan arsitek se-Indonesia dan mancanegara (Malaysia, Thailand dan Singapura) di...

Bawaslu Larang Pasang APK di Lembaga Negara dan Tempat Ibadah

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilihan Umum Jawa Timur melarang Alat Peraga Kampanye (APK) dipasang di Lembaga Negara yang bukan fasilitas pribadi. "Yang jelas, Undang-Undang...
Zaadit Taqwa

Zaadit Taqwa Pemberi “Kartu Kuning” Orasi di Riau

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID - Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia Zaadit Taqwa yang sempat memberi "kartu kuning" kepada Presiden Jokowi, muncul bersama ratusan perwakilan BEM se-Indonesia...
Gus Ipul sowan Pesantren

Hari Kedelapan Kampanye, Gus Ipul Pilih Sowan ke Ponpes di Kediri dan Mojokerto

KEDIRI, SERUJI.CO.ID - Hari kedelapan berkampanye, calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memilih sowan ke sejumlah Pondok Pesantren di Kediri dan Mojokerto. Gus...
Ibu Penggigit Tangan

Ibu Penggigit Tangan Polisi Ditetapkan Jadi Tersangka

KUDUS, SERUJI.CO.ID - Seorang ibu yang menggigit tangan salah seorang petugas Satlantas Polres Kudus, Jawa Tengah, ditetapkan sebagai tersangka dengan tuduhan melawan petugas yang sedang...
loading...

Keistimewaan Air Bekas Wudhu terhadap Kehidupan Tanaman

Air sebagai sumber kehidupan sudah menjadi pengetahuan umum. Sementara di bumi kondisi air macam-macam. Dari berbagai macam air itu ternyata berbeda-beda pula terhadap tanaman. Untuk...
IMG20180222054602

Kota Ini Mulai Dikepung Kabut Asap, Siapa Pelakunya..?

Kotawaringin Barat - Hampir sepekan udara kota Pangkalan Bun tampaknya sudah tidak bersahabat. Kebut asap mulai menyeruak aromanya tercium tidak sedap hanya karena ulah...
KH. Luthfi Bashori

Dalam Urusan Rumah Tangga, Jadikan Istri sebagai Teman Diskusi

Saat seorang suami berada dalam lingkungan rumah tangga dan mengurus hal-hal yang terkait dengan kemaslahatan keluarganya, maka teman diskusi yang paling tepat adalah istrinya....