Tuan Guru dan Pengasuh Ponpes di Lombok Dukung Muhaimin Jadi Cawapres

LOMBOK TENGAH, SERUJI.CO.ID – Sejumlah tuan guru dan pengasuh pondok pesantren di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, mendukung Muhaimin Iskandar untuk maju sebagai calon wakil presiden (cawapres) 2019.

Deklarasi dukungan ini dilakukan di Pondok Pesantren (Ponpes) NU Al Mansyuriah Ta’limusshibyan Bonder, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Senin (2/4).

“Kami di NTB mendengar bahwa Muhaimin Iskandar mencalonkan diri menjadi wakil presiden. Kami langsung menyatakan syukur dan doa, semoga berhasil,” kata Pengasuh Pondok Pesantren Al Manshuriah Tuan Guru Taqiuddin Mansyur saat membuka acara Haul dan Selawat Kebangsaan di Ponpes Al Manshuriah Lombok Tengah.

Acara ini dihadiri Ketua Umum PKB yang juga menjabat Wakil Ketua MPR Abdul Muhaimin Iskandar.

Dalam acara haul yang dihadiri 200-an pimpinan pondok pesantren dari Kabupaten Lombok Barat, Lombok Timur, Lombok Utara, Lombok Tengah dan kota Mataram itu, dibacakan pula mandat para ulama kepada cak Imin untuk maju menjadi wakil presiden 2019-2024.

“Kami memberikan tugas dan mandat kepada Muhaimin Iskandar untuk memperjuangkan aspirasi umat Islam agar ‘ahlussunnah wal jamaah’ tegak di republik ini. Kami juga menyatakan mendukung cak Imin sebagai wakil presiden periode 2019-2024, agar sebagai wakil presiden nanti aspirasi umat Islam betul betul terwakili di republik ini,” kata TGH Ma’arif Makmun Diranse, Syuriah PCNU Lombok Tengah yang membacakan pernyataan dukungan tersebut.

Mandat itu juga berisikan amanah agar Muhaimin Iskandar sekuat tenaga memperjuangkan upaya penyatuan umat Islam, bukan hanya dari kalangan NU namun juga merangkul seluruh aliran dan pandangan.

Sementara itu, Muhaimin Iskandar dalam sambutannya menyatakan syukur dan terima kasih atas dukungan ini.

“Amanah ini juga sangat berat karena saya juga ditugaskan untuk mendorong penyatuan umat. Insya Allah berhasil,” katanya.

Sejumlah tuan guru yang turut hadir antara lain TGH M Nur, TGH Hamid Sulaiman, TGH Ibnu Cholil TGH Raksonjani Lc, TGH Jamiluddin dan beberapa lainnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Bantah Keterangan Polisi, BPK Tegaskan Belum Pernah Audit Dana Kemah Pemuda Islam

Ternyata BPK menyatakan belum ada permintaan audit terkait kegiatan Apel dan Kemah Pemuda Islam 2017. Bahkan, BPK pun belum pernah melakukan ekspose terkait dugaan penyimpangan dana atas kegiatan tersebut yang menjerat Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak.

dr. Antina Nevi Hidayati, SpKJ