Tinggalkan PKS, Adly Fairus Nyaleg dari Partai Nasdem

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Kabar mengejutkan datang dari artis sinetron muda, Adly Fairus yang dikabarkan maju untuk pemilihan calon anggota legislatif DPR RI pada Pileg 2019 mendatang.

Artis sinetron yang sebelumnya sudah dikenal dekat dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, rupanya tidak maju sebagai caleg dari partai yang dipimpin saat ini oleh Shohibul Iman, tapi maju lewat partai besutan pengusaha media, Surya Paloh, yaitu Partai Nasdem.

Adly Fairus yang bahkan sempat jadi icon PKS Muda yang merupakan wadah politisi-politisi muda PKS ini, telah memantapkan diri maju dari partai Nasdem pada Pileg 2018 mendatang.

“Saya akan maju melalui Partai NasDem. Selain mengandalkan mesin partai, saya juga ada tim relawan di daerah-daerah pemilihan, sehingga optimistis bisa meraih simpati pemilih,” kata Adly Fayruz sebagaimana dilansir di laman resmi Partai Nasdem, Kamis (5/7).

Adly mengaku terjun ke politik karena merasa terpanggil untuk ikut berperan serta dalam pembangunan terutama dalam urusan pengembangan kreativitas anak muda.

Walau belum resmi di daerah mana ia akan maju sebagai Caleg, Adly nampaknya diproyeksikan untuk maju dari Provinsi Semarang.

“Saya juga ada restoran di Kendal, jadi Jawa Tengah itu sudah tidak asing bagi saya. Makanya saya ingin meningkatkan kesejahteraan rakyat Jateng melalui jalur parlemen,” kata Adly.

Sebelumnya Adly yang sempat dekat dengan PKS, digadang-gadang akan maju dari partai ini. Hal ini terungkap dari pernyataan Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jawa Tengah, Abdul Fikri.

“Kita akan umumkan ke masyarakat calon anggota DPR yang akan kami usung, salah satunya adalah artis muda Adly Fairuz,” kata Fikri sebelum melaunching Bakal Calon Anggota Dewan (BCAD) atau Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) DPR RI dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019, di Semarang, Kamis 22 Februari silam.

Belum ada keterangan resmi, kenapa Adly Fairus akhirnya melabuhkan pilihannya ke Partai Nasdem untuk maju sebagai calon anggota Legislatif. (ARif R/Hrn)

59 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER