Terkait Upaya Jokowi Pinang Prabowo, Hashim Tak Bantah

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Adik Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo menyatakan tidak membantah adanya wacana terkait upaya dari Presiden Jokowi untuk meminang Prabowo sebagai calon wakil presiden.

“Saya senyum saja. Tidak bantah,” kata Hashim di sela acara “Wadah Global Gathering” di Jakarta, Kamis (22/3).

Informasi atas upaya lingkaran Jokowi meminang Prabowo sebagai cawapres, pertama kali diutarakan Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon kepada media awal Maret 2018.

Ketika ditanya bahwa orang yang berusaha melobi Prabowo adalah Luhut Binsar Panjaitan, Hashim pun memilih menjawab dengan senyum.

“Saya senyum saja. Saya kan orang Jawa, anda bisa terjemahkan lah, anda bisa tafsirkan,” ucap dia.

Lebih jauh jika Prabowo maju sebagai Capres 2019, Hashim mengatakan kalangan manapun berpeluang menjadi pendamping Prabowo.

Menurut dia, yang terpenting sosok pendamping itu harus lah nasionalis religius.

“Tidak menutup kemungkinan militer, bisa sipil, bisa aktivis, bisa anak muda, bisa lebih senior,” ujar dia. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengarahkan Gerakan NKRI Bersyariah

Walau begitu, sekali lagi percayalah bahwa perjuangan Islam politik untuk menjadikan Indonesia sebagai negara Islam tak akan pernah mati. Ia akan terus bermetamorfosa dan tersimpan rapi dalam memori kolektif kelompok Islam politik.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER