Soal Utang Pemerintahan Jokowi, PSI: Era Gus Dur Rasio Utang Tertinggi

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menganggap rasio utang pemerintah Indonesia saat ini, atas Produk Domestik Bruto (PDB) terbilang sangat kecil dibanding dengan sejumlah negara maju.

Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bidang Ekonomi, Industri, dan Bisnis Rizal Calvary Marimbo usai melakukan lawatan ke Rusia, Spanyol, Italia, Belgia, Prancis, dan Belanda belum lama ini.

“Rasio utang pemerintah terhadap PDB tercatat hanya 29,74 persen, sedangkan sejumlah negara maju dan Eropa, rasio utangnya sudah melampaui PDB-nya sendiri atau di atas 100 persen,” kata Rizal lewat keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (22/8).

Baca juga: PSI Klaim Negara Maju Iri dengan Utang dan Ekonomi Indonesia

Rizal mengatakan utang pemerintahan Jokowi terbilang rendah jika dilihat dari PPDB Indonesia.

“Sekadar pembanding, rasio utang tertinggi atas PDB pernah terjadi di masa Pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur,” katanya.

Diungkapkan oleh Rizal, pada era pemerintahan Gus Dur utang pemerintah sebesar Rp1.232,8 triliun dan rasio utang pada saat itu 88,7 persen terhadap PDB.

25 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Menggugat Kepedulian Mahasiswa Atas Nasib Bangsa

Publik saat ini bertanya-tanya, apakah Mahasiswa Indonesia dan juga Organisasi Mahasiswa terutama yang bersifat eksternal kampus seperti HMI, GMKI, GMNI,PMKRI, PMII, IMM, KAMMI dan berbagai Ormawa lainnya masih ada?

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER