Soal Dana Kampanye, Ini Kabar Gembira dari Ketum Golkar untuk Calegnya

JAKARTA, SERUJI.CO.ID РKetua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartanto menyampaikan kabar gembira bagi para calon anggota legislatif (caleg) yang maju lewat Partai Golkar, baik yang  memperebutkan kursi DPRD Kota/Kabupaten, DPRD Provinsi maupun DPR RI.

Airlangga menjanjikan Partai Golkar akan mengganti dana kampanye para caleg Golkar. Tapi, dengan syarat mampu mencapai target perolehan suara yang ditentukan partai.

“Syaratnya para caleg harus bisa mencapai target angka yang kita tentukan,” katanya, di Jakarta, Selasa (23/10).

Adapun target yang harus dicapai, kata Airlangga, caleg DPR RI harus bisa memeroleh sedikitnya 50 ribu suara, sementara caleg DPRD Provinsi sebanyak 30 ribu suara dan 10 ribu suara untuk tingkat DPRD kabupaten/kota.

Namun, Airlangga tidak menyebutkan berapa persentase penggantian dana kampanye yang akan diberikan bagi para caleg.

Ia menekankan penggantian dana kampanye itu sebagai strategi Golkar untuk bisa mencapai target 110 kursi DPR RI atau setara 18 persen suara nasional, dan meningkatkan perolehan kursi DPRD pada Pileg 2019.

Selain itu DPP Golkar juga akan menggalakkan kampanye di media, baik elektronik maupun cetak. (ARif R)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pendidikan Untuk Merdeka

Pada saat pemimpin Jepang sudah memvisikan sebuah masyarakat baru Society 5.0, apakah kita saat ini, sebagai bangsa, sebagai ummat, berada pada jalur yang benar menuju puncak kejayaan menjadi bangsa yang berdaulat, adil dan makmur, serta cerdas?

Menggugat Kepedulian Mahasiswa Atas Nasib Bangsa

Publik saat ini bertanya-tanya, apakah Mahasiswa Indonesia dan juga Organisasi Mahasiswa terutama yang bersifat eksternal kampus seperti HMI, GMKI, GMNI,PMKRI, PMII, IMM, KAMMI dan berbagai Ormawa lainnya masih ada?

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Ghazwul Fikri dan Media

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.