Singgung Pilkada DKI, Prabowo : Rakyat Sudah Bosan

MATARAM – Di hadapan ribuan simpatisan dan pendukungnya, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto, menyinggung pelaksanaan pesta demokrasi di DKI Jakarta. Prabowo mengatakan, keberhasilan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno melaju ke putaran kedua Pilkada DKI menunjukkan masyarakat sudah mulai cerdas.

“Saya katakan, rakyat sudah bosan dibohongi, rakyat sudah tidak bodoh lagi. Rakyat sudah mulai cerdas. Mereka tidak bisa dibeli dengan uang,” katanya, disambut tepuk tangan ribuan massa yang memenuhi Alun-alun Tastura, Kota Praya, Lombok Tengah, Selasa (7/3).

Prabowo melanjutkan, di Pilkada DKI, rakyat telah menunjukkan kedaulatannya. Mereka tidak bisa diiming-imingi dengan materi untuk memilih pasangan tertentu yang bertentangan dengan hati nuraninya.

Meski demikian, Ia menambahkan, dirinya tidak akan melarang warga untuk menerima uang jika ada yang memberikan “Kalau memang ada yang bagi-bagi uang, diambil saja uangnya, setelah itu tidak usah pilih orangnya,” anjurnya.

Di akhir pidatonya, Capres 2014 itu meminta dukungan masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk mendukungnya jika memang nanti ia kembali bertarung merebut kursi Presiden.
“Siap mendukung?” tanyanya yang dijawab siap oleh ribuan massa.

EDITOR: Harun S

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Meminta Maaf Kepada Generasi Yang Hilang

Tanggal 13 Febuari 2008 berlangsung peristiwa penting, di Australia. Melalui pidato Perdana Menteri Kevin Michael Rudd, di hadapan sidang Parlemen, pemerintah Australia secara secara resmi meminta maaf.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER