Sesalkan Kunjungan Staquf ke Israel, PKS: Sikap Pribadi Yang Tidak Sensitif

0
72
Jazuli Juwaini
Ketua Fraksi PKS di DPR RI, Jazuli Juwaini

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPR RI Jazuli Juwaini menyesalkan kunjungan anggota Wantimpres Yahya Cholil Staquf ke Israel menjadi pembicara dalam acara AJC (American Jewish Comittee) Global Forum di Yerusalem, Israel, Ahad (10/6).

Jazuli mengatakan bahwa hal ini membuktikan Yahya tidak sensitif terhadap perjuangan rakyat Palestina yang totalitas didukung oleh Pemerintah dan rakyat Indonesia sebagai amanat UUD NRI 1945.

“Saya sungguh menyesalkan penerimaan undangan itu atas dalih apa pun. Apalagi, dilakukan oleh pejabat sekelas Watimpres. Sungguh sikap pribadi yang tidak sensitif atas totalitas dukungan pemerintah dan rakyat Indonesia atas perjuangan Palestina,” tegas Jazuli lewat siara tertulis, Rabu (13/6).

Loading...

Pemerintah RI, lanjut anggota Komisi I DPR RI itu, secara tegas tidak membuka sedikit pun ruang diplomasi untuk Israel karena dianggap negara agresor yang terbukti menjajah dan melakukan pembantaian terhadap rakyat Palestina selama puluhan tahun. Israel juga mengabaikan puluhan resolusi PBB.

“Lalu, bagaimana mungkin seorang yang melekat padanya jabatan sebagai penasihat Presiden dengan iktikad baik memenuhi undangan lembaga yang jelas didanai Israel untuk tujuan diplomasi negara penjajah ini?” tanya Jazuli geram.

Ketua Fraksi PKS ini makin menyesalkan sikap Yahya Cholil Staquf karena dilakukan di tengah kecaman dunia atas pembantaian Israel yang menewaskan lebih dari 60 demonstran Palestina dan melukai 900 orang lainnya hanya dalam sehari menjelang pembukaan Kedubes Amerika di Yerussalem beberapa waktu lalu.

“Atas tindakan brutal Israel itu, puluhan negara mengecam keras. Bahkan, tokoh pemimpin dan selebritis dunia turut melakulan aksi boikot terhadap semua ‘event’ dan produk Israel. Ini seorang tokoh dan pejabat publik negara yang selama ini terdepan dalam menyuarakan solidaritas kemanusiaan atas Palestina justru menyambut undangan Israel,” kata Jazuli.

Jazuli mengatakan bahwa insiden ini harus menjadi yang terakhir dan jangan terulang kembali segala tindakan yang memberi ruang bagi mulusnya diplomasi Israel untuk melanggengkan penjajahan Palestina.

“Jangan kita tertipu dengan niat busuk mereka untuk menjustifikasi sikap agresor mereka,” tutupnya. (Ant/Hrn)

Langganan berita lewat Telegram
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU