Sembilan Hari, Baru Satu Berkas Pendaftaran Parpol yang Lengkap di Surakarta

0
54
pilkada
DPC PDIP menyerahkan berkas pendaftaran ke KPU Surakarta, Rabu, 11/10/2017. (Foto:Vita Kurnia/SERUJI)

SOLO, SERUJI.CO.ID – Penyerahan berkas partai politik (parpol) di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surakarta mulai dibuka sejak 3 Oktober 2017. Namun hingga sembilan hari dibukanya pendaftaran, baru satu berkas parpol yang diterima dan dinyatakan lengkap oleh KPU Surakarta.

Sekretaris Kasubag Hukum KPU Surakarta yang juga merupakan Ketua Pokja Verifikasi KPU Surakarta Arum Kismaharani menjelaskan, satu partai yang berkasnya dinyatakan lengkap adalah berkas DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Surakarta.

“DPC PDIP mendaftar hari ini, berkasnya kami nyatakan lengkap dan kami terima setelah dilakukan verifikasi,” ujar Arum saat ditemui di Kantor KPU Surakarta, Rabu (11/10).

Sedangkan Komisioner KPU Divisi Hukum KPU Surakarta Nurul Sutarti menerangkan, sebenarnya sudah ada dua partai yang mendatangi KPU Surakarta.

“Perindo mendaftar pada 9 Oktober 2017 lalu dan PDIP mendaftar hari ini,” imbuh dia.

Berkas Partai Perindo terpaksa dikembalikan lantaran jumlah salinan Kartu Tanda Anggota (KTA) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik berbeda dengan jumlah data di Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).

“Kami minta Perindo Surakarta melengkapi berkas hingga batas akhir pendaftaran parpol (16 Oktober 2017),” terang dia.

Sementara Ketua KPU Surakarta Agus Sulistyo menuturkan, Pendaftaran partai politik dibuka selama 14 hari mulai 3 Oktober 2017 hingga 16 Oktober 2017. Selama 13 hari pertama, KPU Surakarta menerima pendaftaran mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Sedangkan pada hari terakhir, pendaftaran dibuka hingga pukul 24.00 WIB. (Vita Kurnia/SU02)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Satgas Pangan sidak harga sembako

Pedagang Naikkan Harga Sepihak, Polres Akan Tindak Tegas

CIANJUR, SERUJI.CO.ID - Polres Cianjur, Jawa Barat, akan menindak tegas agen dan pedagang yang bermain menaikkan harga secara sepihak sehingga berdampak terhadap keresahan di...
BPJS Kesehatan

Pemerintah: Penyakit Katastropik Tetap Dijamin BPJS

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menegaskan pembiayaan penyakit katastropik akan tetap dijamin dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh Badan...
aborsi

ICJR: Pengaturan Aborsi Bisa Jadi Celah Kriminalisasi

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) menilai pengaturan pengguguran kandungan atau aborsi yang diatur dalam Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana berpotensi...

KANAL WARGA TERBARU

KH. Luthfi Bashori

Jangan Makan Daging Biawak

Konon, di Mina pada kisaran tahun 1990-an, saat berlangsung ibadah mabit dan lempar Jumrah di musim haji, banyak sekali para pendatang dari berbagai daerah...
Untitled

Utopia Share Syndrome

Hadirnya media sosial di tengah kerasnya kehidupan telah melahirkan "penyakit" baru yang bolehlah saya sebut dengan istilah "Share Syndrome". Sederhananya, Share Syndrome adalah semacam...

Max Havelaar dan AMDK Ummat

Dowwes Dekker adalah salah satu pencabut tonggak kejam kolonialisme di bumi Nusantara. Ia menjadi amtenaar saat Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch memaksa penduduk...