Sembilan Hari, Baru Satu Berkas Pendaftaran Parpol yang Lengkap di Surakarta

0
58
pilkada
DPC PDIP menyerahkan berkas pendaftaran ke KPU Surakarta, Rabu, 11/10/2017. (Foto:Vita Kurnia/SERUJI)

SOLO, SERUJI.CO.ID – Penyerahan berkas partai politik (parpol) di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surakarta mulai dibuka sejak 3 Oktober 2017. Namun hingga sembilan hari dibukanya pendaftaran, baru satu berkas parpol yang diterima dan dinyatakan lengkap oleh KPU Surakarta.

Sekretaris Kasubag Hukum KPU Surakarta yang juga merupakan Ketua Pokja Verifikasi KPU Surakarta Arum Kismaharani menjelaskan, satu partai yang berkasnya dinyatakan lengkap adalah berkas DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Surakarta.

“DPC PDIP mendaftar hari ini, berkasnya kami nyatakan lengkap dan kami terima setelah dilakukan verifikasi,” ujar Arum saat ditemui di Kantor KPU Surakarta, Rabu (11/10).

Sedangkan Komisioner KPU Divisi Hukum KPU Surakarta Nurul Sutarti menerangkan, sebenarnya sudah ada dua partai yang mendatangi KPU Surakarta.

“Perindo mendaftar pada 9 Oktober 2017 lalu dan PDIP mendaftar hari ini,” imbuh dia.

Berkas Partai Perindo terpaksa dikembalikan lantaran jumlah salinan Kartu Tanda Anggota (KTA) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik berbeda dengan jumlah data di Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).

“Kami minta Perindo Surakarta melengkapi berkas hingga batas akhir pendaftaran parpol (16 Oktober 2017),” terang dia.

Sementara Ketua KPU Surakarta Agus Sulistyo menuturkan, Pendaftaran partai politik dibuka selama 14 hari mulai 3 Oktober 2017 hingga 16 Oktober 2017. Selama 13 hari pertama, KPU Surakarta menerima pendaftaran mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Sedangkan pada hari terakhir, pendaftaran dibuka hingga pukul 24.00 WIB. (Vita Kurnia/SU02)

Komentar

BACA JUGA

Disdik Jateng Fasilitasi Pindah Sekolah Siswa Yang Dikeluarkan SMAN 1 Semarang

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah memfasilitasi dua siswa yang dikeluarkan dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang untuk melanjutkan pendidikan di SMA...

Terkait Siswa Yang Dikeluarkan, Disdik Anggap SMAN 1 Semarang Sesuai Prosedur

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah menyatakan langkah yang dilakukan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dengan mengeluarkan dua siswanya sudah sesuai prosedur. "Setiap...

Berikut Kronologi dari Orang Tua Yang Anaknya Dipaksa Mundur dari Sekolah

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dua siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dikeluarkan dari sekolah karena tuduhan menganiaya junior saat pelaksanaan kegiatan latihan dasar kepemimpinan. "Kebetulan,...

Dikeluarkan dari Sekolah Karena Diduga Aniaya Adik Kelas, Siswa Ini Mengadu ke Ombudsman

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Anindya Puspita Helga Nur Fadhila, Siswa SMAN I Kota Semarang yang dikeluarkan dari sekolah atas dugaan penganiayaan terhadap adik kelasnya akan mengadu...
Orang tenggelam

Terjatuh di Sungai Dekat Kampus, 2 Mahasiswa IPB Tewas Tenggelam

BOGOR, SERUJI.CO.ID - Sebanyak dua mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), Jawa Barat, meninggal dunia akibat tenggelam di aliran sungai yang berada di lingkungan kampus, Ahad...
loading...
Green Action - JRC 9

Green Action di Taman Harmoni, Sampah Jadi Emas

Warna Keputih, Sukolilo Surabaya, 6 tahun lebih yang lalu terbiasa dengan bau sampah yang menyengat. Bau busuk semakin menusuk kala hujan tiba. Namun, sejak beberapa...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...