SBY Harap Pemimpin Bangsa Tidak Saling Bermusuhan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono atau biasa disapa SBY, berharap para pemimpin bangsa ini saling mendukung, bahu-membahu mencarikan solusi untuk mengatasi persoalan masyarakat.

“Pemimpin itu tidak boleh bermusuhan. Kita ini sama-sama sayang rakyat. Tidak boleh karena berbeda partai politik, lantas kita tidak bersatu, tidak saling membantu. Tidak boleh,” kata SBY dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu (7/4).

Pernyataan tersebut disampaikan SBY di hadapan ribuan pengusaha usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di aula PT Putra Dadi Sejahtera, Desa Dawungan, Kecamatan Masaran, Sragen, Jumat (6/4) Dalam kesempatan itu, SBY juga mendoakan Bangsa Indonesia agar damai dan semakin bersatu. Ia juga berharap ekonomi kembali tumbuh, agar kehidupan rakyat bisa sejahtera.

“Kalau ekonomi semakin bergerak, rakyat akan makmur dan hidup bahagia,” kata SBY.

Karena itu, SBY berharap para pemimpin bangsa ini agar saling mendukung, bahu-membahu mencarikan solusi untuk mengatasi persoalan masyarakat.

Partai Demokrat, kata SBY, akan mendukung setiap pemimpin di Indonesia untuk berjuang membantu nasib rakyat.

“Baik itu Presiden Jokowi atau siapapun nanti yang menjadi pemimpin, Demokrat pasti akan ikut membantu,” katanya.

SBY juga mendoakan para warga dan pelaku UMKM yang hadir di acara silaturrahim “Tour de Jatim Partai Demokrat” di Sragen itu.

Pada acara tersebut, SBY sempat berdialog dengan sejumlah warga dan memberikan kuliah umum terkait dunia usaha. SBY memberikan sejumlah masukan dan motivasi agar pelaku UMKM bisa kian berkembang. (Ant/SU03)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Meminta Maaf Kepada Generasi Yang Hilang

Tanggal 13 Febuari 2008 berlangsung peristiwa penting, di Australia. Melalui pidato Perdana Menteri Kevin Michael Rudd, di hadapan sidang Parlemen, pemerintah Australia secara secara resmi meminta maaf.

Politisi Kampungan

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.