Rupiah Terus Merosot, Jubir PKS: Jangan Sampai Seperti 1998

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muda Bidang Ekonomi Muhammad Kholid mengingatkan pemerintah untuk memperkuat fundamental ekonomi supaya kemerosotan nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing jangan sampai seperti fenomena pada tahun 1998.

“Merosotnya rupiah menjadi pertanyaan semua orang. Memori kolektif kita sebagai bangsa teringat kembali pada memori 20 tahun yang lalu,” kata Muhammad Kholid dalam rilis yang diterima di Jakarta, Jumat (1/6).

Menurut Kholid, pemerintah sebagai pembuat kebijakan memiliki peran penting untuk memperkuat fundamental ekonomi nasional mengingat hal itu juga dinilai berpengaruh terhadap fluktuasi rupiah.

Ia juga berpendapat bahwa hal lain yang harus diperhatkan oleh masyarakat adalah terkait utang luar negeri yang bisa menjadi bumerang pada kemudian hari bila kondisi nilai tukar tidak segera ditangani dengan saksama.

Sebagaimana diwartakan, DPR menginginkan pemerintah mengeluarkan kebijakan lain yang sama efektifnya, selain kenaikan suku bunga acuan, dalam rangka mengatasi pelemahan nilai mata uang rupiah terhadap dolar AS.

“Kami juga berharap adanya penguatan fundamental ekonomi yang skalanya mikro,” kata Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan di Jakarta, Kamis (31/5).

Menurut dia, bila Bank Indonesia menaikkan suku bunga di tengah situasi perekonomian global yang tidak pasti, maka hal itu merupakan sinyal yang sudah serius.

Untuk itu, ujar dia, sejumlah program penguatan fundamental ekonomi antara lain bisa dilakukan dengan meningkatkan bantuan sosial seperti kartu keluarga sejahtera dan program keluarga harapan.

Hal tersebut, lanjut politisi PAN itu, diharapkan dapat meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat guna mengantisipasi perlambatan pertumbuhan perekonomian.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyebut fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS merupakan fenomena global yang dialami oleh hampir semua negara di dunia.

“Ini fenomena global. Semua negara mengalami,” kata Presiden Jokowi setelah menutup acara Pengkajian Ramadhan yang digelar oleh PP Muhammadiyah di Kampus Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka, Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (29/5).

Presiden telah memerintahkan jajarannya khususnya Menko Perekonomian dan Menteri Keuangan untuk menyiapkan langkah-langkah konkret dalam mengendalikan fluktuasi nilai tukar rupiah.

Presiden juga mengapresiasi langkah antisipasi yang telah dilakukan oleh Bank Indonesia (BI).

“Kebijakan-kebijakan moneter yang telah diantisipasi dan dilakukan oleh BI saya kira sangat baik,” katanya.

Pemerintah terus menyiapkan langkah-langkah yang memang menjadi wilayah atau dalam kewenangan pemerintah yang riil untuk turut serta membantu BI dalam mengendalikan rupiah. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Anda ASN Yang Terpaksa Harus Bercerai? Simak Prosedur Yang Harus Dilalui

Anda seorang ASN dan sedang mengalami masalah rumah tangga yang berujung perceraian? Simak proses percerain ASN berikut, apa yang harus dilakukan dan kewajiban apa yang muncul.

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER