close

PSI Dukung Polisi Ungkap Dalang Kerusuhan 22 Mei

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendukung upaya Kepolisian mengungkap dalang kerusuhan 22 Mei 2019 di Jakarta agar penegakan demokrasi di Indonesia tidak menjadi buruk.

“Kami dari PSI mendorong Kepolisian dan aparat penegak hukum lainnya untuk betul-betul membongkar untuk saat ini dan selamanya, siapa yang menjadi dalangnya,” kata Juru Bicara PSI, Dini S Purwono pada diskusi “Menguak Dalang Makar 22 Mei” di kantor DPP PSI, Tanah Abang, Jakarta, Rabu (29/5).

Menurut Dini Purwono, jika Kepolisian tidak mengungkap hingga tuntas siapa dalang kerusuhan 22 Mei 2019 di Jakarta, maka akan memberikan dampak buruk atau negatif terhadap penegakan demokrasi di Indonesia.

Menurut Dini, dalam dalang kerusuhan adalah perbuatan makar dan sanksi hukumnya, mulai dari hukuman penjara lima tahun, 10 tahun, atau bahkan 20 tahun hingga hukuman seumur hidup.


“Kalau Kepolisian tidak menyelesaikan kasus kerusuhan ini hingga tuntas dan tidak mengungkap dalangnya, maka dia akan terus melenggang bebas dan mungkin saja akan membuat kerusuhan lagi,” katanya.

Sementara itu, pembicara lainnya, Direktur Imparsial, Al Araf, menyebut kerusuhan 22 Mei adalah upaya makar yang gagal. “Kerusuhan 22 Mei bisa jadi sudah dirancang secara matang. Tapi ada hal yang terlupa, yakni tidak terpenuhinya syarat adanya krisis ekonomi,” katanya.

Menurut Al Araf, kondisi perekonomian nasional saat ini stabil dan daya beli masyarakat juga, tidak mengalami krisis ekonomi. “Dengan kondisi ini, kalau pun dibuat kerusuhan yang berupaya memancing kemarahan masyarakat, tapi masyarakat tidak terpancing,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Dini Purwono juga menyinggung soal narasi krisis moneter dan harga-harga serba mahal yang diupayakan dibangun oleh kubu Prabowo-Sandiaga, tapi tidak sesuai fakta, sehingga tidak menjadi perhatian masyarakat. “Kondisi saat ini berbeda jauh dengan kondisi tahun 1998 yang terjadi krisis ekonomi,” katanya.

Sumber:Ant

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Nikmat Allah Jangan Dustakan

Kenapa anak itu bahagia? Karena dia tahu berterimakasih dan menghargai hadiah yang didapatnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Minta Kasus Kivlan Zen Diselesaikan Secara Hukum, Begini Penjelasan Ryamizard

Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu menegaskan kasus hukum yang menimpa mantan Kepala Staf Kostrad (Kaskostrad) Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen harus diselesaikan secara prosedur hukum.

Puji Ketua MK Anwar Usman, Sandiaga: Pernyataannya Sangat Menggetarkan Hati

Menurut Sandiaga apa yang disampaikan Anwar Usman dinilainya bijak dan sangat menggetarkan hati.

Kominfo Tidak Akan Batasi Akses Medsos Apabila Kondusif

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memastikan...

350 Personel Polda Jambi Disiagakan Jelang Keputusan Sidang MK

JAMBI, SERUJI.CO.ID - Demi menjaga situasi keamanan dan kenyamanan masyarakat...

Anwar Usman Tegaskan MK Bekerja Secara Independen

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Majelis Hakim Konstitusi, Anwar Usman...

MK Memulai Sidang PHPU Pilpres 2019 Hari Ini

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Sidang pendahuluan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum...

TERPOPULER