Prabowo Sindir Pemerintah yang Terlalu Pro Asing

MATARAM – Prabowo Subianto, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra menyapa ribuan kader dan simpatisannya di Alun-alun Tastura, Kota Praya, kabupaten Lombok Tengah pada hari ini, Selasa (7/3). Prabowo hadir dalam rangka “Silaturrahim Indonesia Raya” yang digelar pengurus DPD Partai Gerindra Nusa Tenggara Barat.

Dalam pidato politiknya, Prabowo menyindir kebijakan pemerintah yang dinilainya terlalu pro kepentingan asing.

“Saya risau saudara-saudara, negara saya sudah merdeka tujuh puluh tahun lalu, tetapi masih miskin. Kekayaannya tiap hari dibawa ke luar negeri,” kata Prabowo.

Ia mengaku menangkap kegelisahan dari rakyat di berbagai daerah yang dikunjunginya. “Kok, sepertinya tidak ada keadilan. Kok sepertinya orang miskin tidak punya kesempatan. Kok kesannya kalau punya uang dihormati, kalau tidak punya diinjak-injak,” ujarnya.

Untuk itu, ia meminta masyarakat agar lebih cerdas dalam menggunakan hak pilih. Karena, kata Prabowo, Tuhan tidak akan mengubah nasib rakyat, kecuali rakyat itu sendiri yang mengubah nasibnya.

“Dalam demokrasi, satu orang punya hak satu suara. Gunakanlah semua itu sesuai hati nurani, jangan terpengaruh karena uang,” tandasnya.

EDITOR: Harun S

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Prabowo, Jokowi dan Massa

Bila peristiwa 212 yang penuh makna direvisi pada versi pengkerdilan, sebuah perubahan sosial yang akan terjadi setelahnya sulit diprediksi. Itu seperti terjadi beberapa waktu sebelum keruntuhan rezim Suharto dua dekade lalu.

Penegakan Hukum Yang Kaya Kezaliman dan Miskin Rasa Keadilan

Bercermin kepada praktek penegakan hukum di Indonesia beberapa tahun tarakhir, khususnya di era Rezim Pemerintahan saat ini, tentunya kita melihat banyaknya praktek-praktek penanganan kasus hukum yang masih jauh dari apa yang diharapkan.

Kalimantan, Tumpuan Indonesia ke Depan

Kalau ada orang orang memandang remeh Kalimantan, saya pastikan yang bersangkutan kurang banyak piknik di dalam negeri

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

TERPOPULER