PPP Buka Pendaftaran Caleg Untuk Semua Tingkatan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) membuka pendaftaran calon anggota legislatif (caleg) di semua tingkatan kepada kader partai, simpatisan, maupun masyarakat umum.

“PPP menetapkan persyaratan yang sederhana kepada kader maupun masyarakat umum yang ingin mendaftar sebagai caleg PPP,” kata anggota DPR RI dari Fraksi PPP, H Abdul Halim, di Jakarta, Jumat (4/5).

Menurut Abdul Halim, pendaftaran awal sebagai bakal caleg dapat dilakukan secara online di website PPP yakni, www.siappp.com.

Setelah mendaftar secara daring, kata dia, kemudian akan diberikan penjelasan mengenai persyaratan lebih lanjut dari partai.

“Persyaratan tersebut cukup sederhana dan rasional,” Halim.

Abdul Halim menjadi anggota DPR RI periode 2014-2019 dari daerah pemilihan Banten I dan menghadapi pemilu legislatif 2019 juga mendaftar sebagai caleg DPR RI dari daerah pemilihan Banten I.

Sebelumnya, Ketua Umum DPP PPP, Mohammad Romahurmuziy mengatakan, PPP telah membuka lembaga Lajnah Pemenangan Pemilu (LP2) dan pembukaan pendaftaran caleg 2019, sejak Maret 2018.

Melalui LP2 tersebut, PPP telah mendaftarkan semua anggota legislatifnya sebagai caleg untuk pemilu legislatif 2019.

“PPP juga membuka kesempatan kepada masyarakat umum yang berminat untuk menjadi caleg PPP di semua tingkatan, baik DPR RI, DPRD provinsi, maupun DPRD kabupaten/kota,” katanya.

Menurut Romy, panggilan Romahurmuziy, PPP memberikan kemudahan bagi setiap warga negara Indonesia (WNI) yang memenuhi persyaratan dan ingin bergabung bersama PPP untuk menjadi caleg.

Kemudahan tersebut, kata dia, antara lain berupa pendaftaran secara daring di website, www.siappp.com.

Romy menambahkan, dalam menghadapi pemilu legislatif 2019 PPP akan mencari sekitar 19.000 caleg untuk semua tingkatan di seluruh Indonesia. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Politisi Kampungan

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER