Pleno FPKS Nasional Hasilkan 3 Sikap Perjuangan

0
77
Jazuli Juwaini
Anggota Komisi I DPR RI, Jazuli Juwaini. (Foto: Herdi/SERUJI)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID –┬áRapat Pleno Nasional Fraksi PKS DPR dan DPRD Provinsi serta Kabupaten/Kota merumuskan tiga sikap perjuangan yaitu pro-kerakyatan, pro-keumatan, dan pro-pengokohan nasionalisme Indonesia.

“Setiap anggota legislatif PKS di semua tingkat harus paham, menghayati, dan membumikan tiga pro ini dalam setiap sikap dan kebijakan politiknya. Tidak boleh kebijakan Fraksi PKS keluar dari tiga koridor ini,” kata Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (15/2).

Jazuli mengatakan, Anggota Legislatif (Aleg) PKS harus terus hadir di tengah-tengah rakyat, pahami kebutuhan mereka, pahami kesulitan dan penderitaan mereka, berempati dengan permasalahan mereka.

Loading...

Dia berharap dengan langkah itu, Aleg PKS diharapkan akan Pro Rakyat dan Fraksi PKS seluruh Indonesia juga telah menghadirkan terobosan Hari Aspirasi Rakyat agar seluruh rakyat semakin mudah menemui dan menyampaikan aspirasinya kepada Aleg PKS.

“Di tengah ekonomi rakyat yang sulit, Fraksi PKS tegas berpihak pada rakyat dengan menolak dan mengkritisi kebijakan penaikan harga-harga kebutuhan pokok, tarif listrik, bahan bakar, dan lain-lain,” ujarnya.

Jazuli yang juga Ketua Anggota Aleg PKS Nasional itu mengatakan, Fraksi PKS DPR tidak hanya mengeluarkan sikap namun juga menginisiasi Rancangan Undang-Undang pro-rakyat, seperti menjadi inisiator tunggal RUU Kewirausahaan yang diharapkan menjadi solusi pengentasan kemiskinan dan peningkatan ekonomi rakyat.

Pro keummatan, ujar Jazuli, dilakukan dengan cara selalu dekat dan menjaga silaturahim dengan kyai, ulama, habaib, dan tokoh-tokoh agama agar setiap langkah dan kebijakan Fraksi PKS tidak menyimpang dari nilai-nilai agama dan aspirasi umat.

“Karena itu sikap Fraksi PKS tegas menolak perzinahan, perilaku LGBT, peredaran minuman keras secara bebas, dan bahaya narkoba karena bukan saja bertentangan dengan nilai-nilai agama, akhlak, lebih dari itu merusak masa depan generasi bangsa,” katanya.

Terkait sikap pro-nasionalisme Indonesia, menurut dia diwujudkan Aleg PKS dengan menjaga Pancasila sebagai nilai identitas dan karakter serta kepribadian bangsa.

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama