PKS Tegaskan Menolak Kriminalisasi Ulama

DEPOK – Partai Keadilan Sejahtera (PKS), kembali menegaskan penolakannya terhadap upaya kriminalisasi terhadap ulama. Penegasan tersebut disampaikan Presiden PKS, Mohammad Sohibul Iman, dalam acara penutupan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas), di Hotel Bumi Wiyata Depok, Jawa Barat, Rabu (8/3).

“Soal indikasi kriminalisasi terhadap ulama, harus menjadi perhatian seluruh pejabat publik PKS agar memberikan advokasi yang maksimal.” Kata Sohibul.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, kriminalisasi terhadap siapapun, terlebih ulama, dapat mengganggu rasa keadilan masyarakat ditengah upaya mereka mencari keadilan melalui jalur hukum.

“Segala bentuk upaya kriminalisasi terhadap siapapun, terutama ulama dan cendekia, dapat mencederai rasa keadilan.” tandasnya.

Rakornas PKS digelar selama tiga hari, sejak tanggal 6-8 Maret 2017. Rakornas PKS kali ini mengambil tema “Kokoh Berkhidmat Untuk Rakyat”. Menurut pantauan SERUJI, Rakornas dihadiri sekitar 955 orang fungsionaris PKS dari 34 Provinsi di Seluruh Indonesia. (Syamsul)

EDITOR: Iwan Y

3 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Prabowo Subianto, “What Is To Be Done”: Catatan atas Pidato Prabowo

Pidato Prabowo Subianto menggelegar di bumi nusantara kemarin malam. Jutaan atau puluhan juta menyaksikan pidato visi-misi tersebut. Dari sisi pidato, Prabowo luar biasa, mampu sebagai "singa podium", yang menjelaskan pikiran-pikirannya seolah berinteraksi dengan suasana audiens dan seolah tanpa teks.

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close