PKS Raih Kursi DPRD Kota Bandung Dua Kali Lipat, PDIP Turun Banyak Dibanding 2014

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung, Jawa Barat telah menyelesaikan rekapitulasi perhitungan suara Pemilu 2019, baik untuk Pileg maupun Pilpres pada Ahad (5/5) kemarin.

Dari hasil sidang pleno rekapitulasi yang berlangsung di di Hotel Horison, Kota Bandung untuk Pileg DPRD Kota Bandung, diketahui PKS berhasil meraih suara terbanyak dengan mengumpulkan dukungan warga sebanyak 295.615 suara.

Dengan jumlah perolehan suara tersebut dan sebaran di masing-masing daerah pemilihan di Kota Bandung, maka PKS diprediksi akan mendudukkan 13 calegnya di DPRD Kota Bandung periode 2019-2024. Hasil ini dua kali lipat dari kursi DPRD Kota Bandung yang diduduki kader PKS saat ini yang berjumlah 6 kursi.

Selain akan dudukkan kader terbanyak di DPRD Kota Bandung, dipastikan PKS juga akan mendudukan kadernya sebagai Ketua DPRD Kota Bandung. Keberhasilan PKS ini melengkapi kemenangan PKS dalam Pilkada 2018 dengan menempatkan kadernya sebagai Wali Kota Bandung, yakni Oded M Danial.


Sementara itu, PDI Perjuangan menempati urutan kedua perolehan suara terbanyak 226.588 suara. Dengan hasil ini, diprediksi jumlah kursi DPRD Kota Bandung yang mampu diraih PDI Perjuangan sebanyak 8 kursi, turun dibanding Pemilu 2014 yang menempatkan 12 kadernya di legislatif Kota Bandung.

BACA JUGA:  KPUD Jakarta Percepat "Entri-Pindai" Data Form C1

Untuk partai lainnya; Gerindra raih 204.7178 suara dengan kursi diperkirakan sebanyak 8 kursi (naik 1 kursi), Partai Golkar raih 119.713 suara dengan jumlah kursi diperkirakan sama dengan pemilu 2014 yakni 6 kursi.

Partai Demokrat dengan perolehan 99.629 suara, diperkirakan akan turun jumlah kadernya di DPRD Kota Bandung, dari 6 kursi menjadi 5 kursi. Sebaliknya Partai Nasdem yang meraih 89.298 suara, akan dapat tambahan 1 kursi di periode 2019-2024 menjadi 5 kursi.

Yang mengejutkan, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mampu meraih dukungan yang besar di Kota Bandung dengan meraup 72.884 suara. Dengan perolehan ini, maka PSI diperkirakan mampu tempatkan 3 kadernya di DPRD Kota Bandung.

Nasib kurang baik dialami PKB dan PPP. Kedua partai pendukung Jokowi-KH Ma’ruf Amin ini harus puas hanya dengan masing-masing 1 kursi. PKB hanya berhasil raih dukungan warga Kota Bandung sebanyak 51.957 suara, sementara PPP meraih 41.704 suara.

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Terpilih Sebagai Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi: Tantangan ke Depan Sangat Komplek

Menurut putra pertama Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattaliti ini, tantangan Surabaya kedepan sangat komplek. Terlebih JP Morgan mengatakan bahwa pada tahun 2020 akan terjadi krisis global. Untuk itu, katanya, Surabaya harus menguatkan diri dan membentengi para pengusaha agar tetap berdaya dan berjaya.

Tegaskan NasDem Tidak Minta-Minta Jatah Menteri, Paloh: Jika Diperlukan Boleh

"Kami tidak pernah minta-minta menteri, tergantung presiden saja; diperlukan NasBem boleh, tidak diperlukan juga tidak apa-apa," kata Paloh

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Kongres V PDIP: Dihadapan Pimpinan Parpol, Mega Isyaratkan Puan Harus Jadi Ketua DPR RI

Mega mengisyaratkan kursi Ketua DPR RI akan diduduki oleh putrinya yang kini menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Soal Impor Rektor, KSP: Yang Dimaksud Adalah Berkualifikasi Internasional Bukan Harus Asing

Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Yanuar Nugroho menjelaskan, wacana pemerintah tersebut sebenarnya berkaitan dengan kualifikasinya berskala internasional, bukan soal kewarganegaraannya.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi