PKS Lantik Manajer Dapil dan Tim Pemenangan Pemilu 2019

1
396
  • 4
    Shares

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah melantik sebanyak 80 manajer daerah pemilihan (dapil) dan 30 Tim Pemenangan Pemilu (TPP) Wilayan dalam rangka meraih hasil maksimal pada Pemilihan Umum tahun 2019 mendatang.

“Kami telah mengundang 80 Manajer Dapil dan 34 Tim Pemenangan Pemilu Wilayah untuk diberikan pembekalan,” kata Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada DPP PKS Chairul Anwar dalam rilis PKS yang diterima di Jakarta, Senin (27/11).

Menurut Chairul Anwar, Manajer Dapil dan TPP Wilayah memiliki tugas untuk membantu mengampanyekan bakal calon legislatif yang akan mengikuti kontestasi pada pemilu mendatang di daerahnya masing-masing.

Loading...

Chairul yang juga merupakan anggota DPR RI itu juga mengatakan, pihaknya telah melakukan pencalegan dini yang dilakukan di setiap wilayah dan saat ini proses tersebut telah selesai.

“Sekarang kita akan mempersiapkan perangkat untuk pengenalan mereka dan partai ke wilayah melalui Manager Dapil dan TPP Wilayah,” terang Chairul.

Chairul menambahkan, pada tahun 2019 PKS memiliki target untuk menambah 12 persen kursi di DPR RI.

Untuk itu, ujar dia, para Manajer DPR dan TPP Wilayah diharapkan optimal untuk membantu menyosialisasikan partai dan calon, serta mampu membaca lapangan agar dapat memahami konstituen di setiap dapil serta memahami kondisi parpol lainnya.

Sebelumnya, Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menginginkan adanya peningkatan kolaborasi antara pemerintah dengan swasta dalam rangka menggenjot sektor perekonomian nasional yang berfokus kepada peningkatan kesejahteraan warga.

“Kolaborasi dan kerja sama antara pemerintah daerah dengan pihak swasta, memungkinkan karena keterbatasan anggaran pemerintah daerah. Kerja sama ini akan mempercepat pembangunan infrastuktur dan sumber daya manusia di daerah,” kata Mohamad Sohibul Iman.

Untuk itu, ia menginginkan berbagai pihak dapat memberdayakan SDM dengan meningkatkan daya kreativitas dalam mengelola desentralisasi daerah yang berkualitas.

Selain itu, ia juga mengimbau agar setiap daerah bisa mengembangkan keunggulan kompetitifnya masing-masing sehingga pemerintah juga dapat mandiri dengan potensi indusri yang dibangunnya.

Pemerintah daerah, lanjutnya, juga diharapkan tidak terjebak kepada produk semata tetapi juga bisa mengembangkan potensi lainnya agar berbagai klaster industri yang dimilikinya bisa berkembang pesat. (Ant/SU02)

loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU