Pidato Politik, AHY Jelaskan Langkahnya Ke Depan

BOGOR, SERUJI.CO.ID – Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan langkah politiknya ke depan untuk memperjuangkan kesempatan bagi dirinya berkontribusi bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Ijinkan saya menjawab pertanyaan masyarakat tentang langkah saya ke depan. Seperti berkali-kali saya sampaikan tentang kesiapan dan kesempatan, saya siap memperjuangkan kesempatan saya untuk memberi kontribusi terbaik untuk NKRI,” jelas AHY dalam pidato politiknya di sela acara penutupan Rapimnas Demokrat di Sentul International Convention Center, Bogor, Ahad (11/3) malam.

AHY mengatakan Tuhan menakdirkannya bertransformasi mengubah seragam hijau yang biasa ia kenakan di kesatuan TNI, menjadi seragam biru yang kini ia kenakan di Partai Demokrat.

Namun ia menekankan transformasi warna seragam itu tidak mengubah semangat dan prinsip hidupnya untuk terus mengabdi kepada bangsa dan negara.

AHY menyatakan akan selalu memperjuangkan kesempatan yang ada bagi dirinya untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara.

Dia menyadari, Partai Demokrat tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan sebuah koalisi agar keringat perjuangan seluruh kader menjadi manfaat besar bagi bangsa dan negara.

Koalisi yang dimaksud AHY sebagaimana telah disampaikan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dalam pembukaan Rapimnas yang dihadiri Presiden Jokowi yakni koalisi yang harus dilandasi dengan etika yang baik.

Dia menegaskan Demokrat tidak ingin berkoalisi jika hanya untuk berbagi kekuasaan. Demokrat ingin terlibat dalam membangun landasan yang baik bagi kepentingan dan kesejahteraan rakyat.

“Selama segala usaha dan ikhtiar memberi jalan bagi Demokrat untuk berkontribusi kepada bangsa negara, maka kesempatan itu yang akan saya perjuangkan,” tegas Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat untuk Pilkada 2018 dan Pemilu 2019 itu.

AHY menyatakan Partai Demokrat adalah kesempatan bagi negeri, bagi kaum perempuan dan juga bagi anak-anak muda. Ia mewakili seluruh keluarga besar Partai Demokrat mengajak segenap rakyat bergabung bersama dengan Partai Demokrat. (Ant/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengapa Riset di Indonesia ‘Mandul’? Belajar dari Thomas Edison-GE

Mengapa riset di perguruan tinggi kita mandul? Mengapa hanya menghasilkan dokumen  di rak-rak perpustakaan atau link internet yang hanya dibaca secara terpaksa oleh para mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi? Simak jawabannya di sini

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER