close

Petani Keluhkan Kondisi Saat ini, AHY: Pemerintah Harus Perhatikan Nasib Petani

BANYUWANGI, SERUJI.CO.ID – Calon Wakil Gubernur Jatim Nomor Urut 1 Emil Elistianto Dardak bersama Komandan Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudohyono (AHY) menyapa petani yang sedang panen raya di Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojambi, Kabupaten Banyuwangi, Jumat (6/4).

Pada panen raya ini Cawagub Emil dan AHY diberi kesempatan memanen padi untuk dimasukkan mesin perontok.

Kunjungan AHY di Kabupaten Banyuwangi ini merupakan rangkaian terakhir dari 17 Kota/Kabupaten dalam safari politik yang bertajuk “AHY Sambang Jatim”.

Ketua Kelompok Tani Sumber Muncar, Halim menjelaskan sektor pertanian di Rogojampi cukup menyerap tenaga kerja, namun petani mengeluhkan tingginya biaya tanam yang tidak sesuai dengan hasil panen.


“Seperti mahalnya harga benih padi. Hal itulah yang tidak seimbang ketika musim panen hasilnya tak seberapa, kami mohon bantuannya saat musim tanam, meski sering memperoleh bantuan pemerintah berupa benih, tapi benih itu bukan hibridah, jadi hasil panen tidak sesuai kelayakan,” ujar Halim seraya mengeluhkan nasib Petani di Banyuwangi, Jumat (6/4).

Menanggapi aspirasi itu, AHY mengatakan kalau ingin semua petani sejahtera jangan biarkan nasib petani terpuruk, tentu pemerintah perlu memperhatikan nasib mereka.

“Misalnya pada era Pak SBY, beliau sangat peduli dengan petani melalui Undang Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. Bahkan pupuk di zaman SBY disubsidi, dan pada pemerintahan sekarang saya harap UU tersebut jangan dicabut,” terangnya kepada petani.

Menurut AHY, dengan adanya UU tersebut, dapat mengentas semua permasalahan petani di Indonesia. Diantaranya dengan adanya asuransi Jaminan Sosial yang mengurangi beban petani, jika petani mengalami gagal panen yang disebabkan terjadinya bencana.

“Aspek tersebut adalah sebagai bentuk kepedulian Demokrat sejak zaman pemerintahan Pak SBY, saya juga minta kepada seluruh kader Demokrat dan Cagub-Cawagub Jatim, Bu Khofifah dan Mas Emil untuk terus memberi solusi tentang managemen pengelolaaan tani,” katanya.

Sementara itu, Emil Elistanti Dardak mengatakan sangat setuju dengan UU No. 19 tahun 2013 yang dicanangkan di era SBY, karena keberpihakannya kepada petani.

“Mas AHY sangat teliti melihat pertanian di sini dan saya sebagai Cawagub Jatim akan merumuskan program yang kuat terutama memperkuat asuransi. Intinya kita upayakan mereka (Petani, red) memperoleh pelayanan yang maksimal,” pungkasnya. (Devan/Hrn)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

Bantahan Survei Kompas, Filsafat Ilmu dan Kisah Angsa Hitam

Cara saya berterima kasih kepada Kompas justru memujinya ketika benar dan mengkritiknya ketika salah. Dan saya berkesimpulan dengan ilmu yang saya pelajari, Kompas telah salah menarik kesimpulan dalam publikasi surveinya di bulan Maret 2019.

Real Count KPU: Jarak Keunggulan Prabowo Makin Besar dari Jokowi di Sumatera

Keunggulan Prabowo-Sandiaga di pulau Sumatera cukup jauh meninggalkan pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin. Dari data scan C1 yang sudah masuk di sistem perhitungan (Situng) KPU sebesar 12.542.295 suara, Prabowo-Sandiaga raih sebanyak 7.220.181 suara atau  57,57 persen suara

Hasil Real Count Sementara KPU: Ranah Minang Penyumbang Suara Terbesar ke Prabowo

Pantauan SERUJI pada Rabu (24/4) pukul 03.30 WIB dini hari, Sumatera Barat bersama Jawa Barat menjadi penyumbang suara terbesar bagi pasangan yang diusung Partai Gerindra, PKS, PAN, dan Demokrat serta Partai Berkarya ini.

Data Masuk 26,40 Persen di Real Count KPU, Jokowi Sementara Unggul 55,40 Persen

Pantauan SERUJI pada Rabu (24/4) pukul 03.30 WIB dini hari, jumlah data yang telah masuk sebanyak 40.265.234 suara, yang berasal dari 214.715 tempat pemungutan suara (TPS) dari seluruh Indonesia yang totalnya berjumlah 813.350 TPS, termasuk TPS di Luar Negeri.

Soal Pertemuan Prabowo dengan Ulama dan Tokoh Nasional, Begini Penjelasan Gerindra

"Ini bagian dari upaya menyelamatkan masa depan bangsa dan negara. Namun semua proses itu harus dilakukan dengan cara-cara yang damai," tukasnya.

Akhirnya, KPK Akan Periksa Menag Lukman Hakim Dalam Kasus Rommy Hari Ini

"Akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RMY (Romahurmuziy, red)," kata Febri Diansyah melalui pesan singkat yang diterima SERUJI, Rabu (24/4) dini hari.

Soal Pertemuan dengan Prabowo, Denny JA: Apa Masalahnya? LSI Memang Konsultan Politik

“Apa masalahnya? LSI Denny JA itu memang lembaga survei dan konsultan politik yang terbuka untuk semua partai. Ini kan sudah menjadi pengetahuan umum,” kata Denny JA saat dikonfirmasi SERUJI, Selasa (23/4) malam.

Real Count KPU: Jarak Keunggulan Prabowo Makin Besar dari Jokowi di Sumatera

Keunggulan Prabowo-Sandiaga di pulau Sumatera cukup jauh meninggalkan pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin. Dari data scan C1 yang sudah masuk di sistem perhitungan (Situng) KPU sebesar 12.542.295 suara, Prabowo-Sandiaga raih sebanyak 7.220.181 suara atau  57,57 persen suara

Hasil Real Count Sementara KPU: Ranah Minang Penyumbang Suara Terbesar ke Prabowo

Pantauan SERUJI pada Rabu (24/4) pukul 03.30 WIB dini hari, Sumatera Barat bersama Jawa Barat menjadi penyumbang suara terbesar bagi pasangan yang diusung Partai Gerindra, PKS, PAN, dan Demokrat serta Partai Berkarya ini.

Data Masuk 26,40 Persen di Real Count KPU, Jokowi Sementara Unggul 55,40 Persen

Pantauan SERUJI pada Rabu (24/4) pukul 03.30 WIB dini hari, jumlah data yang telah masuk sebanyak 40.265.234 suara, yang berasal dari 214.715 tempat pemungutan suara (TPS) dari seluruh Indonesia yang totalnya berjumlah 813.350 TPS, termasuk TPS di Luar Negeri.

Soal Pertemuan Prabowo dengan Ulama dan Tokoh Nasional, Begini Penjelasan Gerindra

"Ini bagian dari upaya menyelamatkan masa depan bangsa dan negara. Namun semua proses itu harus dilakukan dengan cara-cara yang damai," tukasnya.

TERPOPULER

Polisi Tolak Laporan Ade Armando Yang Tuding Prabowo Berbohong Soal Menang Pilpres

Dijelaskan Ade, penyidik menolak karena hingga saat ini KPU belum mengeluarkan keputusan resmi siapa yang memenangkan Pilpres 2019. "Tapi begitu hasil KPU itu keluar, (akan) ada bukti bahwa klaim Prabowo itu bohong," terang Ade Armando usai keluar dari ruang SPKT Bareskrim Polri.

Real Count Sementara KPU: Keunggulan Prabowo Tak Terbendung di Sumatera

Pulau Sumatera dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 ini hampir dikuasai penuh oleh calon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga.

Belum Usai Kasus Istri Andre Taulany, Kini Ada Lagi Yang Diduga Hina Prabowo di Medsos

"Baru sadar ada 2 jari yang ditintai, jempol sama telunjuk yang tintanya meleber banget. Orang tua yang sukanya mainin tinta sampai meleber seperti anak kecl itu disebut apa ya," tulisnya.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi