PDIP Putuskan Cawapres Pendamping Jokowi Usai Pilkada


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – PDI Perjuangan akan memutuskan siapa figur calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi capres Jokowi setelah penyelenggaraan Pilkada serentak 2018.

“PDI Perjuangan dan partai-partai politik mitra koalisi, saat ini masih fokus menyiapkan kader-kader yang akan berkompetisi pada Pilkada serentak 2018,” kata Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto di Jakarta, Jumat (4/5).

Menurut Hasto, sambil menyiapkan pelaksanaan Pilkada serentak 2018, PDI Perjuangan juga terus membangun komunikasi dengan partai-partai politik koalisi, termasuk membicarakan kesamaan visi dan misi dalam mengusung pasangan capres-cawapres.

Hasto menegaskan PDI Perjuangan belum membicarakan nama cawapres yang akan mendampingi capres Jokowi, tapi masih membicarakan kriteria, kesamaan visi dan misi, serta mencermati nama-nama figur tertentu.

Soal kriteria, kata dia, PDI Perjuangan tidak hanya mempertimbangkan faktor popularitas dan elektabilitas, tapi juga mempertimbangkan faktor kompetensi, rekam jejak, jiwa kepemimpinan, dan “chemistry” dengan capres Jokowi.

“Kriteria utama bagi PDI Perjuangan adalah pemimpin untuk rakyat yang memahami rakyat dan didukung oleh pengalaman, jiwa kepemimpinan dan loyalitas,” katanya.

Hasto menambahkan, pengambuilan keputusan siapa cawapres yang akan mendampingi capres Jokowi, tidak bisa tergesa-gesa tapi harus didasarkan pada keyakinan politik.

Soal nama-nama bakal cawapres yang sering disebut-sebut, menurut Hasto, nantinya akan mengerucut dengan pertimbangan kriteria tersebut.

“Pada proses pengerucutan tersebut akan muncul tahap keyakinan politik,” katanya.

Pilkada serentak tahun 2018 akan diselenggarakan di 171 daerah pada 27 Juni. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Penggratisan Suramadu: Memperdalam Kekeliruan Kebijakan Pemerintah

"Kebijakan ini dibangun di atas paradigma benua, bertentangan dengan paradigma kepulauan. Dalam paradigma benua, kapal bukan infrastruktur, tapi jalan dan jembatan. Kapal disamakan dengan truk dan bis," Prof Danie Rosyid.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

TERPOPULER

close