Partai Berkarya: Kelompok Yang Anti Pak Harto Bisa Disimpulkan Prokomunis

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Ketua DPP Partai Berkarya, Andi Badarudin Picunang menilai bahwa pihak-pihak yang selama ini anti pada Presiden ke-2 Indonesia, Soeharto, adalah orang atau kelompok yang pro dengan paham komunis.

Disampaikan oleh Andi bahwa Berkarya adalah partai yang fokus becermin pada pikiran-pikiran Pak Harto yang antikomunis.

“Ada juga kelompok yang anti-Pak Harto, berarti bisa disimpulkan mereka prokomunis. Kita kan bernegara dan aturan bernegara. Kalau negara mengharamkan paham komunis, wajib kita bela putusan itu,” kata Andi kepada wartawan di Jakarta, Kamis (10/1), menyikapi beredarnya buku-buku komunis yang disita aparat.

Ditegaskan oleh Andi, pihaknya mendukung langkah aparat, karena paham komunis “haram” di Indonesia sebagaimana tertuang dalam TAP MPRS 25/1966 tentang Pembubaran PKI.


Terkait dengan tudingan berbagai pihak yang menyebut Berkarya ingin mengembalikan orde baru, Andi membantahnya dengan menyebut banyak kader partainya yang juga berasal dari kalangan aktivis reformasi.

“Bukan rezim yang kami ingin hadirkan, tapi semangat pembangunan wacana Trilogi Pembangunan (stabilitas, pertumbuhan, dan pemerataan) yang saat ini dan ke depan masih dibutuhkan bangsa kita. Tentu dengan SDM yang mumpuni di bidangnya dan sesuai tuntutan zaman,” tukas Andi. (ARif R)

13 KOMENTAR

    • Orang tua saya pro Suharto, dulu pendukung setia Golkar krn PNS, saya lbh memilih PPP partai Islam rival Golkar. Apakah saya PKI?
      Bukannya yg PKI itu yg mendukung koruptor yang hartanya disita oleh negara?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Ruang Publik yang Manusiawi bersama Pancasila

Indeks dalam konteks ini telah berhasil mengucapkan sayonara pada ide sekularisme.

Berdagang Kemiskinan

Sandiaga: Layanan Kesehatan Bagi Warga Miskin Jakarta Masih Belum Layak

"Saya sangat prihatin melihat masih banyaknya masyarakat kurang mampu di Jakarta, yang masih belum terpenuhi pelayanan kesehatan yang layak," kata Sandiaga

Terekam Video, Polisi China Borgol dan Tutup Mata Ratusan Muslim Uighur

Ratusan pria muslim dari etnis Uighur terekam sebuah video sedang diborgol dan ditutup matanya sambil diawasi sekelompok polisi China. Diduga para pria tersebut akan digiring ke suatu lokasi yang kemungkinan adalah kamp-kamp penahanan.

Tren Pemasangan Iklan Jual Ruko di Lamudi Meningkat

Dari data jumlah iklan ruko yang dipasang di portal properti Lamudi.co.id menyebutkan, pada tahun 2017 ada 3.801 iklan, kemudian tahun 2018 ada 3.926 iklan, lalu tahun 2019 meningkat tajam menjadi 5.557 iklan ruko yang dipasang.

KPK Tetapkan Menpora Imam Nahrawi Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Suap KONI

"KPK telah tiga kali yakni pada 31 Juli, 2 Agustus, dan 21 Agustus 2019 mengirimkan panggilan untuk meminta keterangan, tapi IMR tidak pernah datang. KPK sudah memberikan ruang yang cukup bagi IMR untuk memberi keterangan dan klarifikasi pada tahap penyelidikan," ujar Marwata.

Bejat, Oknum Guru Meniduri Muridnya Ratusan Kali Bermodal Janji Menikahi

Aksi bejat yang berlangsung sejak tahun 2014 saat Lan masih berusia 14 tahun itu, dilakukan dengan jurus rayuan telah jatuh cinta pada Lan dan berjanji akan menikahi jika Lan telah berusia 18 tahun.

DPR Terima Surat KPK Soal Firli, Gerindra: Aneh Komisioner Lakukan Serangan di Detik-Detik Akhir

"Ini ada ketakutan yang luar biasa terhadap Firli. Penolakan luar biasa kepada Firli kan aneh nah ini lah intinya dalam fit and proper test ke depan kita akan pertanyakan hal-hal yang seperti itu," ungkap Desmond.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi