Nasdem Targetkan Sulteng Jadi Lumbung Suara

PALU, SERUJI.CO.ID – Partai Nasional Demokrat atau Nasdem, menargetkan Provinsi Sulawesi Tengah menjadi lumbung suara untuk kemenangan partai politik tersebut pada pemilihan legislatif dan pemilihan presiden 2019 mendatang.

“DPP Nasdem telah menetapkan target bahwa Sulawesi Tengah sebagai lumbung suara pemenangan Partai Nasdem,” ungkap Bendahara Umum DPP Nasdem Ahmad M Ali sekaligus koordinator pemenangan wilayah Sulawesi Tengah, di Palu, Sabtu (7/4).

Ahmad M Ali mengaku ragu saat Ketua Umum Surya Paloh memberikan amanah kepada dirinya untuk pemenangan partai di Sulawesi Tengah, sebagai lumbung suara Nasdem.

“Apakah saya mampu menjalankan amanah ini ?, tapi hari ini keraguan saya terbantahkan dengan komitmen seluruh kader dan pengurus serta simpatisan pada pelantikan ini,” kata Ahmad Ali.

Anggota Komisi VII DPR ini menjawab dengan tegas amanah tersebut bahwa, Nasdem di Sulteng bersedia daerah tersebut menjadi lumbung suara pemenangan pada 2019 mendatang.

Ia mengemukakan Nasdem sebagai salah satu partai politik di Indonesia hadir di situasi yang kurang tepat, dimana kepercayaan masyarakat terhadap partai politik menurun.

“Kehadiran partai ini tentu banyak diragukan. Kehadiran hampir tidak pas. Di saat masyarakat tidak percaya dengan parpol,” sebutnya.

Karena itu Nasdem harus memainkan politik yang berbeda dengan partai politik lain, sehingga tidak terbawa arus di kanca perpolitikan yang merugikan Partai Besutan Surya Paloh.

Saat ini, urai dia, Nasdem telah membangun infrastruktur partai hingga tingkat desa bahkan sampai tingkat tempat pemungutan suara.

“5672 tempat pemungutan suara di Sulawesi Tengah, itu Komisi Saksi Nasional telah terbentuk di semua TPS, walaupun terbentuk belum maksimal,” urainya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Makan Dikit, Perut Kok Buncit?